IMCNews.ID, Jambi - Sebuah kapal pompong kayu yang digunakan nelayan tenggelam di perairan Selat Berhala, Jambi akibat dihantam gelombang tinggi.
Melansir Antara, peristiwa itu terjadi pada Jumat (9/1/2026) lalu. Personel TNI Angkatan Laut dari Binpotmar Nipah Panjang, Lanal Palembang langsung melakukan upaya penyelamatan para korban.
Panglima Komando Armada RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menjelaskan peristiwa kecelakaan itu terjadi ketika kapal sedang berlayar menuju perairan Alang 3.
"Informasi awal diterima pada pukul 20.19 WIB dari Terminal Petrochina terkait adanya teriakan minta tolong di sekitar Jetty LPG," katanya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel TNI AL bersama tim penyelamatan segera bergerak menuju lokasi menggunakan Crew Boat (CB) MML 01 dan CB BJI pukul 20.30 WIB.
"Dari hasil evakuasi, tiga orang nelayan atas nama Sutarno, Sahuri dan Andri berhasil diselamatkan, sementara satu korban atas nama Parwan (68) dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan medis di Klinik Ship 115," katanya. (*)
Tarik Ulur PI Migas, Pemprov Jambi Didesak Lakukan Percepatan
Peringatan Bagi SPPG! Jangan Gunakan Gas, Beras dan Minyak Subsidi
Pertamina EP Jambi Gagas Lansiapreneur Batik Eco-Print Dorong Lansia Berdaya
OPD Diminta Benahi Diri Ciptakan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Disetujui Jadi Perda, Gubernur Berikan Apresiasi
Perahu Tenggelam di Pengabuan, Satu Korban Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Masih Hilang