Enam bulan pertama bergabungnya Romi Haryanto ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peta elektoral PSI di Provinsi Jambi.
Kehadiran Romi tidak hanya memperkuat struktur partai secara simbolik, tetapi juga mempercepat proses penetrasi PSI ke basis pemilih yang selama ini relatif sulit ditembus di daerah.
Di Jambi, politik masih sangat dipengaruhi oleh figur, rekam jejak kepemimpinan, dan kedekatan dengan masyarakat. Dalam konteks ini, Romi Haryanto hadir sebagai aset strategis.
Pengalaman memimpin daerah serta jaringan sosial-politik yang telah terbangun selama bertahun-tahun membuat PSI lebih mudah diterima oleh pemilih akar rumput, termasuk di wilayah kabupaten dan kecamatan yang sebelumnya bukan kantong suara partai.
Selama enam bulan pertama ini, terlihat perubahan persepsi publik terhadap PSI di Jambi. Partai yang selama ini identik dengan pemilih muda perkotaan mulai dipandang sebagai partai yang relevan bagi masyarakat luas.
Romi menjadi pintu masuk bagi kelompok pemilih usia produktif, komunitas lokal, pelaku ekonomi kecil, hingga simpatisan partai-partai lama yang mulai mencari alternatif baru yang lebih segar namun tetap memiliki pengalaman pemerintahan.
Optimisme semakin menguat karena efek elektoral ini berjalan beriringan dengan penguatan konsolidasi internal PSI di Jambi. Sinergi antara kader muda dan figur berpengalaman menciptakan kerja-kerja politik yang lebih rapi, komunikatif, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
PSI mulai hadir tidak hanya dalam diskursus media sosial, tetapi juga dalam ruang-ruang sosial masyarakat di tingkat bawah.
Lebih jauh, masuknya Romi Haryanto memperkaya narasi politik PSI di Jambi. Isu-isu tata kelola pemerintahan daerah, pembangunan berkeadilan, serta keberpihakan pada kepentingan masyarakat lokal mendapatkan legitimasi yang lebih kuat karena disampaikan oleh figur yang memiliki rekam jejak nyata.
Hal ini meningkatkan kepercayaan publik bahwa PSI bukan sekadar partai wacana, melainkan partai yang siap mengelola kekuasaan secara bertanggung jawab.
Dengan modal awal ini, enam bulan pertama Romi Haryanto bersama PSI di Provinsi Jambi layak dibaca sebagai fondasi penting menuju ekspansi elektoral yang lebih luas.
Jika konsistensi kerja politik, penguatan struktur daerah, dan pemanfaatan jaringan lokal terus dijaga, PSI berpeluang tumbuh menjadi kekuatan politik baru yang kompetitif di Jambi.
Optimisme ini bukan sekadar harapan, melainkan refleksi dari perubahan nyata dalam dinamika politik daerah.
Kehadiran Romi Haryanto memberi sinyal kuat bahwa PSI di Jambi sedang bergerak memasuki fase baru—lebih membumi, lebih inklusif, dan semakin diperhitungkan dalam kontestasi politik daerah ke depan.
Jika Anda ingin, saya bisa menajamkan lagi dengan data elektoral Jambi, atau membuat versi opini singkat untuk media lokal dengan gaya pengamat politik daerah. (*)
*) Penulis adalah simpatisan PSI Jambi
Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Ivan Wirata Soroti Ketahanan Pangan Jambi
Pencari Kerja Gigit Jari! Pemprov Jambi Tunda Penerimaan CPNS
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Meretas Stunting di Provinsi Jambi: Antara Keterbukaan Masyarakat dan Kebijakan Pemerintah