IMCNews.ID, Jambi – Srikandi Bawaslu Jambi yang digawangi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Rofiqoh Pebrianti menampailkan tarian khas dari Suku Anak Dalam (SAD) dalam Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Perempuan Pengawas Pemilihan Umum dan Masyarakat Sipil.
Kegiatan itu mengangkat tema Mewujudkan Ekosistem Pemilu Inklusif, Anti-Kekerasan, dan Berbasis Transformasi Digital, digelar di Jakarta oleh Bawaslu RI, Senin (22/12/2025) lalu.
Tarian teatrikal pendek ini mengangkat cerita seorang ibu yang ingin mengobati dan menyembuhkan anaknya dari penyakit yang diderita.
Tarian tersebut bernama Tarian Layang Pakaseh Suku Anak Dalam, Doa Ibu untuk Bumi.
Tarian ini menggambarkan sebuah ritual pengobatan/ruwat di mana roh dipercaya "terbang" (layang) untuk menyembuhkan.
Tarian tersebut bermakna sebagai simbol peran perempuan (Ibu) sebagai penyembuh dan penjaga keseimbangan keluarga serta alam, sebagaimana filosofi Suku Anak Dalam.
Berikut sinopsis dari tampilan Srikandi Bawaslu Jambi dalam momentum Hari Ibu (22/12).
"Di hari yang istimewa ini, mari kita sejenak melangkah menuju jantung Rimba Jambi. Kita akan menyaksikan sebuah persembahan dari para Ibu, yang membawa pesan dari Suku Anak Dalam atau Masyarakat Asli Daerah Jambi."
"Mereka melangkah dalam 'Melangun', sebuah perjalanan hidup yang harmoni dengan alam, membawa kerendahan hati sebagai Penjaga Bumi".
Dalam tradisi Suku Anak Dalam, terdapat sebuah ritual suci yang disebut Layang Pekaseh.
Ini bukanlah sekadar tarian, melainkan sebuah ritual pengobatan. Layang Pekaseh adalah doa yang diterbangkan ke angkasa, memohon kesembuhan bagi yang sakit, dan keseimbangan bagi yang pincang."
"Sama halnya dengan sosok Ibu. Ibu adalah 'penyembuh' pertama dalam keluarga. Lewat tangan lembutnya, ia menyapu kesedihan, mengusir penyakit, dan membasuh luka dunia dengan kasih sayangnya.
Di tangan para perempuan, tradisi tidak akan pernah punah. Di tangan para Ibu, rimba akan tetap terjaga."
"Dari kedalaman hutan, mereka membawa berkah untuk kita semua.
"Inilah... Layang Pekaseh: Doa Ibu untuk Bumi."
Tarian dilakoni langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jambi yang juga Kordiv SDMO dan Diklat Rofiqoh Pebrianti, Kabag Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Provinsi Jambi Yanita Kusuma, Kabag Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum Shella Novelina.
Selain itu juga Ketua Bawaslu Kabupaten Tebo Paridatul Husni, Ketua Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Barat Amrina Rasyada, Anggota Bawaslu Kota Jambi Sinta Febria Ningsih, Anggota Bawaslu Kabupaten Merangin Nur Anisah.
Kemudian Anggota Bawaslu Kabupaten Kerinci Chintiya Albert Siin, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tebo Umi Titim Fatimah, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Jambi Henty Wilda, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Sungai Penuh Suci Nola Ashari, dan Kasubbag Administrasi Bawaslu Kabupaten Merangin Siska.
Tarian berhasil memukau semua yang menyaksikan tarian khas dari Suku Anak Dalam, dengan pakaian khasnya dengan dilatarbelakangi video suasana Suku Anak Dalam dengan diramu dengan musik khas dari suku asli Jambi ini. (*)
Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi
Prabowo Targetkan Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp16.800 Hingga 17.500
PSM Resmi Dikukuhkan di Jambi, Gubernur Al Haris Dorong Pembinaan dan Event Kejuaraan
Tiga Awak KM TS Daya Niaso Tewas Keracunan Gas Saat Perbaikan di Pinggiran Sungai Batanghari
Tak Ada Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru, Pemkot Jambi Ganti dengan Berbagi