IMCNews.ID - PT Pertamina (Persero) berhasil menembus salah satu daerah terisolir akibat banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Jalur darat yang terputus menyebabkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) terganggu di sejumlah SPBU Bireuen, Aceh.
“Kami diberikan kepercayaan untuk membantu masyarakat yang saat ini terdampak,” tutur Muzammil (43), salah satu driver tangki pengangkut BBM.
Jalur utama menuju Bireuen dari FT Lhokseumawe lumpuh total, maka jalur darurat dari FT Krueng Raya diaktifkan.
Namun jalur darurat utama berupa jembatan terputus akibat lumpur dan material kayu, maka jalan alternatif dari jalur darurat menjadi satu-satunya jalan menuju Bireuen.
Ia mengaku perjalanan kali ini bukan hal yang mudah, melewati genangan, menghindari jalan yang sebagian berlubang, hingga berjibaku dengan waktu yang terus berjalan.
“Tetap semangat untuk semua yang bertugas, bahwa yang kita lakukan pada hari ini adalah sebuah manfaat di kemudian hari,” ujarnya.
Semangat yang sama juga terpancar dari Reza Andhika (31). Baginya, pekerjaan sebagai penghantar energi memiliki arti yang lebih dalam.
“Kepercayaan itu ada karena dedikasi kita dalam menjalani pekerjaan, dan ini menjadi sebuah kebanggaan untuk bisa membantu masyarakat,” ucap Reza.
Ia menuturkan bagaimana rute penyaluran yang biasanya selesai dalam hitungan jam kini harus ditempuh jauh lebih lama.
“Kami harus tetap menghantarkan energi yang tak boleh terputus untuk masyarakat,” ungkap Reza. (*)
Gubernur Buka Sosialisasi Pencegahan IRET, TCC, Perundungan, dan Bahaya Narkoba di Bungo
Lepas Banteng Jambi United Rebut Piala Soekarno Cup, Edi Ingatkan Pemain Jaga Sportivitas
Jelajah Candi Hingga Makan Besaji, Keseruan Field Trip Pelajar bersama NBT Coal Group
Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah Akses Pelabuhan Ujung Jabung Diserahkan ke JPU
Masyarakat Diimbau Tidak Beraktivitas di Atas Jalur Pipa Migas
Korban Jiwa Akibat Bencana Sumatera Bertambah Jadi 914 Orang, Paling Banya di Aceh