IMCNews.ID, Jambi - Operasi Zebra Siginjai 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025 telah selesai.
Tercatat, selama operasi dilakukan, terjadi sebanyak 40 kasus kecelakaan lalu lintas dengan merenggut sebanyak 7 nyawa meninggal dunia.
Di samping itu, ada 5 orang mengalami luka berat, dan 51 lainnya luka ringan. Sementara Kerugian material ditaksir mencapai Rp140,4 juta.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono mengungkapkan, sebanyak 15.867 pelanggaran tercatat selama operasi.
Jumlah tersebut didominasi oleh teguran, yakni 15.789 kasus dan penindakan melalui ETLE statis mencapai 76 pelanggaran.
Polisi juga menertibkan 324 kegiatan balap liar dan penindakan knalpot brong. Hasil dari operasi ini tengah dianalisis untuk menentukan titik rawan serta langkah intervensi menjelang Operasi Lilin 2025 dan pengamanan pergantian tahun 2026.
“Walaupun mengedepankan edukasi, penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas dan terukur,” ujarnya. (*)
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jalinsum Ganggu Lalu Lintas, Brimob Bergerak Evakuasi
Kemenag Siapkan Regulasi Baru Sikapi Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Ponpes
Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong
Bengawan Kamto Komut PT PAL Dituntut 6 Tahun Penjara Dalam Dugaan Korupsi Kredit BNI
Ketua DPRD Provinsi Jambj Lepas 17 Atlet Karate ke Kejurnas di Bandung
Kasus Korupsi Kredit Investasi BNI, Dirut PT PAL Dituntut Paling Berat