Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat hingga 14 Persen Hadapi Libur Nataru

Kamis, 27 November 2025 - 14:23:47 WIB

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), yang saat ini dijabat oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), yang saat ini dijabat oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

IMCNews.ID, Jakarta - Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (nataru) 2026, pemerintah memberikan beberapa kebijakan, termasuk insentif tarif transportasi.

Langkah itu diambil untuk memastikan kesiapan penuh infrastruktur transportasi nasional.

pemerintah memberikan diskon tarif tol hingga menurunkan harga tiket pesawat pada akhir tahun agar lebih terjangkau.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan harga tiket pesawat untuk kelas ekonomi turun hingga 14 persen.

“Pemerintah memberikan insentif termasuk juga ada kebijakan untuk penurunan harga tiket pesawat untuk ekonomi hingga 14 persen dan sejumlah diskon di jalan tol dan kita harapkan ini juga bisa meringankan biaya transportasi masyarakat kita,” kata AHY, Rabu (26/11/2025) kemarin.

Dalam penyiapan infrastruktur pada periode Nataru, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) juga akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kondisi jalan turut dipastikan dalam kondisi baik. Tujuannya untuk mencegah atau mengurangi potensi kemacetan akibat jalan yang rusak yang dapat menyebabkan kecelakaan.

Selain itu, bandara dan pelabuhan juga dipastikan siap dalam mendukung mobilitas antarpulau berjalan dengan aman dan lancar.

Begitu pula pada sektor transportasi darat yang menjadi pilihan utama pemudik di berbagai daerah.

“Tentunya yang perlu dipastikan adalah kelancaran trafik di ruas-ruas utama termasuk juga jalan-jalan menuju ke berbagai kabupaten kota. Nah kami juga ingin meyakinkan bahwa jika konektivitas ini bisa dihadirkan dengan baik maka harapannya semakin banyak yang bisa traveling,” ujarnya.

Di sisi lain, AHY menegaskan visi dari Presiden Prabowo Subianto bahwa konektivitas dan infrastruktur harus terus diperkuat, karena keduanya merupakan tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. (*)



BERITA BERIKUTNYA