PHR Hadirkan 392 Inovasi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 13:33:34 WIB

Penutupan kegiatan CIIF 2025 yang digelar di Pekanbaru.
Penutupan kegiatan CIIF 2025 yang digelar di Pekanbaru.

IMCNews.ID, Pekanbaru - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyelenggarakan Continuous Improvement & Innovation Forum (CIIF) 2025 dengan tema “Future – Driven Innovation For Energy Security”.

Forum ini jadi momen memperkuat inovasi dan perbaikan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen mendukung ketahanan energi nasional.

Rangkaian CIIF 2025 berlangsung pada 12–14 November 2025 di Pekanbaru dibuka oleh Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan.

Total ada 392 gugus Continuous Improvement Program (CIP) yang terlibat sejak tahap awal Paper Selection pada 11–15 September.

Dimana, 174 gugus melaju pada Forum Zona dan Kantor Pusat pada 22–26 September, sebelum akhirnya 100 gugus terbaik dipresentasikan dalam Forum CIIF pada 12–14 November.

Puncak kegiatan CIIF ditandai dengan penganugerahan penghargaan dari manajemen PHR kepada Gugus atas segala pencapaiannya.

Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan, bangga dengan capaian pekerja dalam menghasilkan inovasi mendukung kinerja perusahaan dan ketahanan energi nasional.

“Selain sebagai momentum menampilkan karya inovasi, CIIF juga menjadi wujud nyata komitmen PHR membangun budaya kerja ekselen berbasis continuous improvement,” ungkapnya.

Tahun ini, lanjut Ruby, sebanyak 392 CIP berhasil diciptakan oleh 1.484 insan mutu. Sebuah capaian luar biasa yang mendukung agenda besar perusahaan dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Ia mengapresiasi pelaksanaan CIP sepanjang 2025 yang telah mendorong value creation secara signifikan bagi perusahaan, dengan Value Creation real yang di klaim sebagai Cost optimization pada tahun 2025 sebanyak 86 improvement.

Di antaranya : Cost Avoidance (CA) Rp 847 miliar, Cost Saving (CS) Rp 587 miliar, dan Revenue Growth (RG) Rp 795 miliar.

“Inovasi yang lahir dari CIP adalah kekuatan kunci bagi PHR dalam mendukung dual growth strategy sekaligus memperkuat posisi kami sebagai pemimpin dalam transisi energi,” pungkasnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA