IMCNews.ID, Jambi - Inflasi Jambi year on year (y-on-y) pada Oktober 2025 sebesar 3,71 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109,77.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat, inflasi tertinggi terjadi di Kerinci mencapai 6,70 persen dengan IHK 113,49.
Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Jambi sebesar 2,68 persen dengan IHK 108,53.
“Kenaikan inflasi tahun ke tahun ini dipicu oleh meningkatnya harga pada delapan kelompok pengeluaran, terutama kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang naik 7,68 persen,” kata Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo dalam rilisnya.
Kelompok lain yang ikut menyumbang inflasi antara lain: Pakaian dan Alas Kaki naik 0,88 persen; Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga naik 1,20 persen.
Kemudian transportasi naik 1,23 persen; Rekreasi, Olahraga, dan Budaya naik 2,93 persen; Pendidikan naik 2,20 persen; Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran naik 3,02 persen. Selain itu juga Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya naik 8,51 persen.
Sementara itu, terdapat tiga kelompok pengeluaran yang justru mengalami penurunan indeks, yakni Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga turun 0,57 persen.
Lalu kesehatan turun 0,97 persen; Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan turun 0,39 persen.
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y antara lain, cabai merah, emas perhiasan, beras, ikan serai, daging ayam ras, bawang merah, kue kering berminyak, sigaret kretek mesin (SKM), ikan tongkol/ikan ambu-ambu, ikan dencis, minyak goreng, sewa rumah, petai, kopi bubuk, dan wortel. (*)
Kabut Asap Kian Pekat, PT SAS Bagikan 10.000 Masker untuk Warga Jambi
Jambi Dapat Bantuan Pembangunan 500 Titik Sumur Bor Tangani Karhutla
Gubernur Turun ke Sarolangun Tangani Karhutla, Minta Waterbombing untuk Pendinginan
Cuaca Kian Memburuk Dampak Kabut Asap, Siswa PAUD/TK hingga Kelas 2 SD Diliburkan
Bukan Cuma Pemadaman, Tata Air Gambut Harus Jadi Pertahanan Pertama Hadapi Karhutla
Dilantik Kajati Jambi, Karya Graham Resmi Jabat Kajari Muarojambi