IMCNews.ID, Sengeti - Fenomena geng motor terus terjadi di wilayah Jambi. Peran orang tua dan guru di sekolah menjadi faktor penting untuk mencegah hal itu.
“Kepada orang tua agar menjaga anaknya," kata Bupati Kabupaten Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Sabtu (1/11/2025).
Menurut dia, aksi geng motor yang melibatkan remaja dan pelajar dipengaruhi oleh lingkungan di sekolah, termasuk lingkungan tempat mereka berinteraksi sehari-hari.
Peran guru Bimbingan Konseling (BK) melakukan penguatan di sekolah menjadi hal penting mengingat salah satu penyebab aksi meresahkan tersebut berasal dari lingkungan pendidikan.
Dia juga mendorong aparat penegak hukum mengambil tindakan jika di dinilai mengganggu ketertiban masyarakat.
"Ketika ini mengganggu ketertiban umum, kita minta polisi ambil tindakan, termasuk peran guru konseling di sekolah," ujarnya.
Sebelumnya, Tim Opsnal Reserse Polres Muaro Jambi bersama Resmob Polda Jambi di bantu Opsanal Polsek Jaluko Jumat dini hari (29/10/2025), berhasil mengamankan tujuh remaja yang terlibat aksi tawuran Kamis siang (30/10/2025) di Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.
Dari hasil pengungkapan kasus itu, polisi turut mengamankan senjata jenis pisau (badik) dan samurai.
Remaja yang diamankan yakni AQ (13), RNA (15), MR (15), GPK (16), AH (16), RA (16), dan MG (14). Semuanya masih berstatus pelajar. (*)
Pertamina EP Bantu Padamkan Lima Titik Kebakaran Lahan di Jambi
Sambangi Korban Kebakaran di Tanjabtim, Gubernur Bantu Biaya Pembangunan Rumah
Karhutla Jambi Kian Meluas, Hotspot Capai 4.412 Titik, 954 Hektare Lahan Terbakar
Kabut Asap Kian Pekat, PT SAS Bagikan 10.000 Masker untuk Warga Jambi
Jambi Dapat Bantuan Pembangunan 500 Titik Sumur Bor Tangani Karhutla
Pemkab Batanghari Buka Seleksi JPT Pratama, Ini Jadwal dan Tahapannya