Djamari Chaniago Dipercaya Jadi Menko Polkam, Erick Thohir Digeser Jadi Menpora

Rabu, 17 September 2025 - 17:02:33 WIB

IMCNews.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mempercayakan Letjen TNI (Purn.) Djamari Chaniago untuk menduduki jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Budi Gunawan.

Pasca Budi Gunawan dicopot, Presiden sempat mempercayakan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam ad interim (sementara).

Pelantikan Djamari bersama menteri dan wakil menteri lainnya ini merupakan hasil dari perombakan (reshuffle) ke-3 Kabinet Merah Putih.

Selain itu, presiden Prabowo juga menggeser Erick Thohir yang sebelumnya menjabat Menteri BUMN sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Kemudian, Afriansyah Noor dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan, Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi dan Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI.

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024—2029 pada 8 September 2025.

Pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo, Rabu (17/9/2025) sore di istana negara.

"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya, kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian sumpah jabatan yang diucapkan para pejabat baru tersebut.

Untuk diketahui, Djamari Chaniago, menko polkam yang baru dilantik merupakan purnawirawan TNI dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI pada 8 Maret 2000—16 Maret 2004.

Dia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada 9 November 1999—1 Maret 2000. Kemudian Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) Ke-24 pada 23 Mei 1998—24 November 1999.

Dia juga pernah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi pada 1997—1998. Djamari merupakan arbituren Akabri tahun 1971, senior Presiden Prabowo, yang merupakan arbituren Akabri pada tahun 1974.

Selepas purna bakti sebagai prajurit TNI, Djamari pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang. Saat ini, Djamari juga menjabat anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan periode 2025—2030.

Sementara itu, sepak terjang Erick Thohir yang baru saja dipercaya Presiden Prabowo sebagai Menpo juga tidak main-main di dunia olahraga.

Rekam jejaknya jelas di dunia olahraga.Pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1970, ini sebelumnya sukses menakhodai berbagai organisasi olahraga internasional, termasuk menjadi pemilik klub sepak bola Inter Milan pada 2013.

Dia juga berinvestasi di klub basket NBA Philadelphia 76ers dan klub sepak bola DC United di Amerika Serikat.

Di tingkat nasional, Erick Thohir dikenal sebagai arsitek kesuksesan Asian Games 2018.

Sebagai Ketua Panitia Penyelenggara (INASGOC), ia membawa Indonesia meraih perolehan medali tertinggi sepanjang sejarah dan pujian internasional atas manajemen acara yang rapi dan inovatif.

Keberhasilan itu mengantarkan namanya ke panggung pemerintahan dan organisasi olahraga nasional di era Presiden Ke-7 Joko Widodo.

Erick kemudian dipercaya memimpin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 2022.

Selain itu, pengalamannya sebagai Menteri BUMN telah menginisiasi sinergi BUMN untuk mendukung pembiayaan olahraga, pembangunan infrastruktur, hingga diplomasi ekonomi melalui ajang olahraga internasional. (*)



BERITA BERIKUTNYA