Tragis, Satu Keluarga Ditemukan Tak Bernyawa Terkubur Dalam Satu Lubang

Rabu, 03 September 2025 - 16:45:56 WIB

IMCNews.ID - Peristiwa tragis menimpa satu keluarga yang terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak.

Mereka ditemukan dalam kondisi yang sudah tak bernyawa. Yang lebih memilukan, jasad ketiganya ditemukan dalam satu lubang di sekitaran rumah para korban.

Kasus itu terungkap di Kelurahan Paoman, Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (1/9/2025) malam.

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno menjelaskan, kasus ini terungkap setelah warga sekitar melaporkan adanya bau menyengat dari rumah korban yang sudah beberapa hari tertutup.

“Setelah diperiksa, di bagian belakang rumah ditemukan gundukan tanah. Saat digali, petugas mendapati lima jenazah yang terkubur (dalam satu liang) terdiri atas tiga orang dewasa dan dua anak-anak,” katanya.

Tapi dia belum menyebutkan identitas para korban. Polisi juga sudah meminta keterangan dari lima saksi.

Jenazah para korban juga telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang Indramayu guna proses identifikasi dan otopsi.

“Diperkirakan korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Hasil pasti penyebab kematian menunggu hasil otopsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan dari olah tempat kejadian perkara (TKP), sejumlah barang bukti sudah diamankan berupa cangkul, ember kecil, seprai serta terpal berwarna biru yang terdapat bercak darah.

“Untuk dugaan hilangnya barang-barang milik korban, masih dilakukan pendalaman oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu,” sebutnya.

Hingga kini, Polres Indramayu masih mendalami motif kasus dan mengidentifikasi pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, kasus penemuan lima jenazah ini membuat warga sekitar heboh. Warga menduga peristiwa itu terkait dengan tindak pidana perampokan.

Seorang warga bernama Ami (35) mengaku kaget, saat mengetahui tetangganya ditemukan tewas dalam kondisi terkubur.

Ia menuturkan sebelum kejadian, sempat terlihat dua mobil pikap berhenti di depan rumah korban pada Sabtu (30/8) dini hari.

Hal itu menimbulkan dugaan peristiwa ini telah terjadi tiga hingga empat hari sebelum jenazah ditemukan.

Menurutnya, jasad para korban ditemukan dalam satu liang di dekat pohon nangka yang berada di bagian dalam rumah.

“Katanya perampokan. Korbannya ada lima orang, terdiri dari bapak, ibu, bapak mertua, anak kecil, dan bayi umur delapan bulan,” kata Ami. (*)



BERITA BERIKUTNYA