Wagub Sani Tekankan Transparansi Dalam Seleksi Komisaris dan Direktur PT JII Tanpa Intervensi

Kamis, 03 Juli 2025 - 09:03:50 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I memastikan proses seleksi Komisaris dan Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Jambi Indoguna Internasional (JII) berjalan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

“Proses seleksi ini harus berjalan dengan transparan,” katanya saat membuka Seleksi Calon Komisaris dan Direktur BUMD PT. JAMBI indoguna International Tahun 2025, bertempat di Aula Kantor Bappeda Provinsi Jambi, Rabu (02/07/2025).

Dia mengatakan bahwa dirinya percaya bahwa proses ini akan dilaksanakan oleh para ahli yang kompeten.

“Namun, kami juga berharap agar proses seleksi ini dilakukan secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga menghasilkan individu yang benar-benar memiliki kapasitas untuk menjalankan peran sebagai komisaris dan direktur,” tegasnya.

Sebagai badan usaha milik daerah (BUMD), PT. Jambi Indoguna Internasional memiliki peran krusial dalam pembangunan.

Tidak hanya sebagai entitas bisnis yang berorientasi pada profit, melainkan juga sebagai instrumen pemerintah dalam menjalankan fungsi pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menciptakan lapangan kerja.

Sebagaimana diketahui PT. JII memegang peranan strategis dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi, khususnya dalam sektor yang bijak.

Pemerintah Provinsi Jambi telah menunjuk PT JII sebagai BUMD yang mengelola 10% wilayah minyak dan gas bumi.

Dia mengungkapkan, saat ini pemerintah sedang mempersiapkan kelengkapan administrasi dan legalitas sebagai persyaratan dalam proses penawaran dan pengalihan PI 10%.

Hal itu diharapkan dapat berkontribusi pada pendapatan, serta meningkatkan porsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari PI 10%.

“Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan komitmen kepemimpinan yang profesional, bimbingan yang kompeten, serta visi dan kemampuan manajerial yang kuat dalam pengelolaan PI 10%, dengan tujuan akhir meningkatkan PAD dan perekonomian secara keseluruhan,” ungkapnya.

Sehubungan dengan proses seleksi, Wagub Sani menekankan pentingnya pelaksanaan yang transparan, objektif, dan berbasis kompetensi guna menghasilkan figur pemimpin yang kompeten.

"Seleksi ini mengimplementasikan prinsip rekrutmen komisaris dan direktur PT. JII yang terbuka, objektif, dan berbasis kompetensi. Kami berharap proses ini dapat menghasilkan figur pemimpin yang memiliki pemahaman mendalam tentang industri serta kepekaan terhadap kondisi lokal," harapnya.

Dia menekankan yang terpilih sebagai komisaris dan direktur PT JII nantinya bertanggung jawab tidak hanya pada aspek profitabilitas, tetapi juga pada nilai-nilai keberlanjutan, kepatuhan terhadap hukum, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

“Para komisaris dan direktur yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjalin sinergi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat, mitra usaha, dan masyarakat," lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Selesi Muhammad Alfiansyah, melaporkan awalnya, terdapat 12 calon direktur dan 4 calon komisaris.

“Setelah dilakukan verifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jumlah direktur berkurang menjadi 10 karena 2 calon gugur, sementara jumlah komisaris tetap 4. Saat ini, proses seleksi berada pada tahap psikotes, yang sepenuhnya diserahkan kepada tim Asesor tanpa intervensi dari pihak manapun,” katanya.

Saat ini, tahapan seleksi yang sedang berlangsung meliputi tes tertulis dan psikotes. Setelah itu, akan dilakukan rapat untuk mengumumkan hasil tes psikotes, dimana kandidat terbaik akan dipilih untuk melanjutkan ke tahap penulisan makalah, presentasi, dan wawancara.

“Hasil akhir dari tiga besar akan diumumkan," sebutnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA