IMCNews.ID, Jakarta - Pemerintah memberikan potongan tarif listrik sebesar 50 persen yang berlaku Januari-Februari 2025. Kebijakan ini diambil karena penerapan kenaikan PPN menjadi 12 persen.
Potongan 50 persen ini berlaku untuk pelanggan dengan KWh maksimal 2.200 Volt Ampere (VA). Tapi bagi pelanggan prabayar, ada batasan maksimal pembelian token listrik setiap bulannya.
Menurut Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto batas maksimal pembelian token listrik disesuaikan dengan jumlah jam nyala maksimal yang setara dengan 720 jam.
"Untuk pembelian token listrik diberlakukan ketentuan sesuai jam nyala maksimal dan daya terpasang pelanggan," katanya.
Makanya masyarakat tak dapat membeli token listrik dalam jumlah yang berlebihan.
1. Daya 450 VA
2. Daya 900 VA
3. Daya 1300 VA
4. Daya 2200 VA
Gubernur Al Haris Nyatakan Dukungan Memperkuat Pengelolaan Lingkungan
Soal Pengadaan Tanah Rp15,1 Miliar, Dinas PUTR Jambi Sebut Selisih Anggaran Bukan Penyimpangan
Ivan Wirata Nilai Modifikasi Cuaca Langkah Strategis Antisipasi Dampak Karhutla
Jamaah Haji Asal Jambi dari Kloter Pertama Dijadwalkan Tiba 16 Juni Mendatang
Dimulai Hari Ini, Berikut Sasaran Operasi Patuh Siginjai 2026
Al Hidayah Tower Makkah Terbakar, Dipastikan Tak Ada Jamaah Indonesia Jadi Korban
Biaya Haji 2025 Turun, Segini Nilai yang Harus Dibayar Jamaah Calon Haji