IMCNews.ID, Bungo - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di Sungai Batang Pelepat kian meresahkan.
Warga tiga desa yakni Desa Rantau Keloyang, Balai Jaya dan Rantel, Kecamatan Pelepat, kabupaten Bungo yang sudah geram akhirnya melakukan penertiban.
Ratusan massa menemukan alat berat jenis yang disembunyikan pemiliknya. Warga lalu membakar alat berat tersebut, Rabu (28/08/2024) lalu.
Warga menyisir lokasi yang dicurigai sebagai tempat penambangan. Mereka juga menyisir sungai Kampung Lubuk Telau Dusun Baru Pelepat dan dusun Batu Kerbau.
“Saat penyisiran sekira pukul 14.20 WIB di aliran sungai dusun baru Kampung Tuo ada dua excavator di perkebunan milik PT CSH merek Komatsu dan Colbelco itu dibakar massa,” ujar Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono memalui Kasi Humas AKP M Noer, Kamis (29/8/2024) kemarin.
Saat aksi, sempat terjadi penghadangan oleh massa tandingan yang menolak pembakaran alat berat tersebut. Beruntung pihak kepolisian bisa menahan kedua belah pihak sehingga tidak terjadi gesekan.
“Atas perintah Kapolres Bungo situasi yang sempat memanas bisa dikondusifkan dan massa masing-masing membubarkan diri kembali ke rumah masing masing,” pungkasnya. (*)
Gubernur Dorong Candi Muaro Jambi Jadi Magnet Investasi dan Penggerak Ekonomi
Titik Hotspot Terus Bertambah, Ivan Wirata: Api Berpindah, Asap Bergerak
Dua Waterbombing Disiapkan Atasi Karhutla di Kawasan Tahura Batang Hari
86 Hektare Lahan Terbakar di Londerang Berhasil Dikuasai, Masih Proses Pendinginan
HPN 2027 Belum Diputuskan, Dewan Pers Akan Libatkan Seluruh Konstituen
Pemkab Batanghari Buka Seleksi CPNS, Simak Syarat, Ketentuan dan Cara Daftarnya Disini!