IMCNews.ID, Jambi - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Jambi melonjak drastis.
Sampai Juli 2024, tercatat sudah ada 424 kasus DBD di Kota Jambi. Angka ini jauh naik dibanding kasus DBD sepanjang 2023 lalu yang hanya 312 kasus dengan lima kematian.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Jambi, dr. Rini Kartika, mengungkapkan walau kasusnya meningkat tapi belum ada yang menjnffL akibat kasus DBD di tahun ini.
"Kota Jambi saat ini merupakan daerah endemis DBD, yang berarti kasusnya dapat muncul setiap saat di berbagai wilayah. Namun, berkat upaya pencegahan yang intensif, kami berhasil mencegah kematian tahun ini," ujarnya.
Kasus DBD tertinggi banyak terjadi di Kecamatan Alambarajo dan Kota Baru. Menurutnya, Dinas Kesehatan Kota Jambj terus menggalakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk memberantas sarang nyamuk penyebab DBD.
"Ban-ban bekas merupakan salah satu sumber utama jentik nyamuk karena mereka sering menampung air hujan. Kami telah mengidentifikasi banyak ban bekas yang menjadi sarang jentik nyamuk. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk secara rutin membersihkan dan membuang ban bekas serta wadah lain yang dapat menampung air," imbuhnya. (*)
Bersama WWF, AJI Jambi Diseminasi Hasil Liputan dan Putar Film Restorasi Berbasis Masyarakat
Gubernur Al Haris Buka Pekan Kebudayaan Daerah "Jambi Elok Nian"
Wagub Sani Sambut Kepulangan 443 Jamaah Haji Kloter BTH-21 ke Provinsi Jambi
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang, Dua Terdakwa Keberatan dengan Dakwaan JPU
Sudah 269 Hektar Lahan di Jambi Terbakar, Terluas di Sarolangun