"Perang" Haris dan Romi Dalam Perebutan Kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi Menuju Pilgub

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:28:12 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Perebutan kursi pimpinan DPRD Provinsi Jambi di internal PAN sangat menarik untuk disimak. Meski perhitungan suara masih berproses, namun PAN sepertinya akan menguasai parlemen di tingkat Provinsi pada Pileg 2024 kali ini.

PAN telah mengamankan dua kursi dari setiap daerah pemilihan (dapil). Bahkan, di Dapil Jambi 6 Tanjabbar-Tanjabtim, PAN diprediksi meraih 3 kursi. Ini memperkuat posisinya.

Para caleg yang kali ini lolos ke parlemen dari PAN rata-rata adalah politisi muda. Semua menjadi peraih suara tertinggi di dapil masing-masing. 

Seperti M Hafiz putra mantan Bupati Batanghari, A Fattah di Dapil Batanghari-Muaro Jambi. Kemudian, Bima Audia Pratama, putra Bupati Tanjabtim, Romi Haryanto serta M Adib Mubarak putra Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat. Keduanya meraup suara besar di dapil Tanjab Barat-Tanjab Timur. 

Di samping itu, ada nama Afuan Yuza Putra dari dapil Kerinci-Sungai Penuh. Afuan Yuza merupakan putra dari Pj Bupati Kerinci Asraf. 

Nama lain adalah Anshori dari dapil Bungo-Tebo, Zulkifli Linus dari Dapil Kota Jambi, dan Kausari dari Dapil Merangin-Sarolangun. 

Siapa dari sederet nama itu yang bakal ditetapkan sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi akan menjadi gambaran awal pertarungan di internal PAN Menuju Pilgub Jambi antara kubu Al Haris dan Romi Haryanto.

Sedari awal keduanya sudah mengibarkan bendera 'perang' menuju suksesi Pilgub 2024 nanti. Keduanya didukung oleh kelompok politik yang kuat di internal partai.

Dari pihak Al Haris, ada Ahmad Kausari, Ketua DPD PAN Merangin, muncul sebagai kandidat kuat pimpinan dengan DPRD Provinsi Jambi. Dia punya hubungan yang erat dengan Al Haris. 

Selain itu, ada nama Anshori Hasan yang merupakan Jubir Al Haris pada Pilgub lalu. Kemudian Afuan Yuza Putra, anak Pj Bupati Kerinci Asraf juga diprediksi akan berada di kubu AL Haris. 

Di sisi lain, di kubu Romi Hariyanto ada nama M Hafiz, Ketua DPD PAN Kabupaten Batanghari dan Rusli Kamal Siregar selaku mantan Ketua DPD PAN Kota. Seperti diketahui, sejak awal, keduanya merupakan pendukung setia Romi.

Selain dua nama tersebut, putra sang Bupati Tanjabtim Bima Audia Pratama juga dipastikan akan berpihak pada kubu sang ayah.

Kemudian, kehadiran tokoh lain, seperti Ririn Novianty, anggota DPRD Provinsi Jambi, menambah kompleksitas persaingan dengan pengalaman dan konektivitas politik yang dimilikinya. Ririn Novianty sendiri merupakan istri Bambang Bayu Suseno (BBS) yang juga memiliki kedekatan dengan Romi maupun Al Haris.

Perebutan kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi tidak hanya menentukan kepemimpinan di lembaga legislatif, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan dalam arah politik di tingkat daerah dan nasional.

Pengamat Politik dari Universitas Jambi (Unja), Citra Darminto mengatakan, dibalik persaingan ini, terdapat sejumlah mekanisme yang biasa digunakan oleh partai politik dalam menentukan posisi strategis seperti Ketua DPRD. Salah satu mekanisme yang umum digunakan adalah penunjukan oleh struktur tertinggi partai. 

"Ini bisa melibatkan ketua umum, wakil ketua umum, sekretaris, atau bendahara partai. Dalam hal ini, dukungan dan pengaruh dari pimpinan partai menjadi kunci dalam menentukan siapa yang akan menduduki posisi tersebut," kata Citra.

Selain itu, kata dia, calon Ketua DPRD juga bisa berasal dari caleg partai yang memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan umum. 

Suara yang banyak menunjukkan legitimasi dan dukungan langsung dari pemilih, yang bisa menjadi modal penting dalam memperebutkan posisi strategis di lembaga legislatif.

Namun, keputusan tentang siapa yang akan diusulkan sebagai calon Ketua DPRD seringkali juga didasarkan pada keputusan internal partai. Ini melibatkan pertimbangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD/DPW), yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti loyalitas, kapabilitas, dan pertimbangan politis dalam memilih kandidat yang tepat.

Dalam konteks perebutan kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi dari PAN, mekanisme internal partai akan memainkan peran penting.

Menurut Citra, DPP PAN akan mempertimbangkan kualifikasi, elektabilitas, dan kemampuan dari kader-kader yang diusulkan. Lalu dukungan politik dari tokoh-tokoh berpengaruh, seperti Al Haris dan Romi Haryanto juga sangat menentukan.

"Kemampuan lobi dan persuasi dari kedua pihak juga akan menjadi faktor kunci dalam mempengaruhi keputusan akhir dari DPP PAN," katanya.

Citra menilai persaingan perebutan kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi tidak hanya mencerminkan dinamika politik lokal, tetapi juga merupakan bagian dari pertarungan kekuatan politik menuju Pilgub 2024 nanti. 

"Sehingga, keputusan akhir yang diambil tidak hanya soal pimpinan dewan, tapi juga arah dukungan Pilgub nantinya," pungkasnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA