IMCNews.ID, Jambi - Ali Mentoria bersama istrinya Morita berangkat umroh menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax sejak Jumat lalu (16/02/2024).
Mungkin banyak yang bertanya tanya kenapa pasangan suami istri ini 'nekat' menggunakan motor ke tanah suci Mekkah? Kemudian bagaimana latar belakang pasangan ini?
Selain menjalankan ibadah umroh, ternyata Ali Mentoria dan Morita punya misi lain. Warga asal Desa Sangir Tengah, kecamatan Kayu Aro, Kerinci, Jambi ini ingin menjelajahi 10 negara.
Ali Mentoria kesehariannya bekerja sebagai guru honorer mengajar pelajaran Bahasa Inggris di SMK Negeri 7 Kerinci di Pelompek, Kayu Aro.
Kades Sangir Tengah, Dores mengungkapkan, bahwa Ali Mentoria pernah menyampaikan kepadanya punya misi pergi umroh dengan menjelajah 10 negara di dunia.
"Kalau dilihat selama ini tidak pernah touring keliling pakai motor. Cuma dulu pernah nyampaikan dengan kita, dia (Ali Mentoria) memiliki misi untuk umroh ke tanah Suci Mekkah. Saya sampaikan jika fisik menjamin dan operasional dana mencukupi tidak apa-apa. Memang niat dalam hatinya untuk keliling dunia sambil melaksanakan umroh ke Mekkah," jelasnya.
Sebelum berangkat, lanjut Dores, Ali Mentoria melaksanakan kenduri bersama warga di rumahnya. Pada acara selamatan itu, dia menyampaikan akan berangkat umroh menggunakan motor melintasi 10 negara.
"Beliau juga menyampaikan ada kawan menunggu dan akan bertemu di Malaysia, kemudian di Bangladesh dan di Nepal kawannya,"tuturnya.
Tidak hanya itu, Ali Mentoriq juga sempat berkomunikasi dengan Lilik Gunawan yang pernah berangkat ke Mekkah menggunakan sepeda motor beberapa tahun lalu.
Sebelumnya, Lilik Gunawan warga Merangin berhasil berangkat ke Mekkah dengan anaknya menggunakan kendaraan motor beberapa tahun lalu.
"Kalau tidak salah ada beliau tanyakan dengan orang Bangko tentang berangkat ke Mekkah dengan motor," tambahnya.
Sementara itu Ali Mentoria saat dikonfirmasi melalui mesengger Facebooknya pada Selasa pagi (20/02/2024) mengatakan, dirinya telah sampai di Batam dan akan menyeberang ke Malaysia.
"Sampai Batam hari ini, mau ke Malaysia," ujarnya.
Sebelumnya, pasangan Suami Istri tersebut mengendarai sepeda motor dengan motor N Max nomor plat BH 5769 DS. Kedua Pasutri ini dilepas keluarganya untuk berangkat pada Jumat (16/02/2024) dari desa Sangir Tengah. (*)
RUPST PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
Jadi Barometer, Komisi I DPRD Bengkulu Bahas Penguatan Kelembagaan & Sengketa dengan KI Jambi
Wamen Imipas Diduga Sudah Dapat Jatah Pengurusan Izin Tinggal WNA Sejak Jabat Dirjen Imigrasi
Seorang Jamaah Haji Asal Merangin Meninggal Akibat Serangan Jantung di Makkah
Faried Tegaskan DPRD dan Pemkot Jambi Terus Perjuangkan Warga Terdampak Zona Merah
Al Haris Minta Proyek Sekolah Rakyat Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru
Ini Aturan yang Harus Dipatuhi Sopir dan Perusahaan Saat Uji Coba Tiga Skema Operasional Batu Bara