Deretan Pejabat yang Mundur Demi Dukung Ganjar-Mahfud, Dari Gubernur Lemhanas hingga Pejabat BUMN

Senin, 22 Januari 2024 - 13:38:37 WIB

IMCNews.ID, Jakarta - Sejumlah pejabat rela melepaskan jabatannya demi memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. 

Berikut ini deretan pejabat yang rela mundur dari jabatannya demi bergabung dalam tim pemenangan Ganjar-Mahfud: 

1. Andi Widjajanto

Sebelumnya Andi Widjajanto menjabat Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) sejak tahun 2022. Dia mundur setelah diminta membantu Ganjar di Tim Pemenangan Nasional (TPN).

Andi mengumumkan pengunduran diri dari posisi gubernur Lemhanas pada 16 Oktober 2023.

"Pada saat TPN didaftarkan ke KPU, saya mengundurkan diri sebagai gubernur Lemhannas. Prosesnya akan diserahkan sepenuhnya kepada Bapak Presiden (Joko Widodo) melalui Menteri Sekretaris Negara (Pratikno)," kata Andi saat itu.

Alasannya mundur untuk menjaga netralitas Lemhannas dan memastikan lembaga tersebut tidak terlibat dalam politik praktis. 

Andi Widjajanto bergabung dalam TPN Ganjar Presiden dengan posisi deputi 5.0 yang diumumkan Ketua TPN, Arsjad Rasjid, di Gedung High End, Jakarta Pusat, pada 11 Oktober 2023.

2. Eko Sulistyo

Mantan aktivis ini mendapat mandat menjadi komisaris PT PLN Tbk sejak 16 Oktober 2020. Dia mengundurkan diri dari jabatannya dengan mengirimkan surat pengunduran dirinya ke Kementerian BUMN pada 26 Oktober 2023.

Eko mengaku baru mendapat informasi soal penunjukannya menjadi wakil ketua TPN Ganjar-Mahfud pada 25 Oktober 2023, meskipun Arsjad sudah mengumumkan kepengurusan TPN Ganjar-Mahfud pada 11 Oktober 2023.

3. Henry Yosodiningrat

Sebelumnya Henry Yosodiningrat menjabat komisaris Mitratel atau PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, anak perusahaan PT Telkom Indonesia, sejak 22 April 2022.

Dia mengumumkan pengunduran dirinya pada 1 Desember 2023 setelah mendapat arahan langsung dari Mahfud MD untuk memperkuat struktur Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud.

4. Andi Gani Nena Wea

Jabatan sebagai presiden komisaris PT PP Tbk ditinggalkan Andi Gani Nena Wea pada 24 November 2023 setelah sembilan tahun menjabat.

"Ini adalah pilihan perjuangan pribadi saya, karena akan mendukung total Ganjar Pranowo-Mahfud MD," ujar Andi Gani saat mengumumkan pengunduran dirinya.

5. Abdi Negara Nurdin (Abdee Slank)

Teranyar adalah mundurnya Abdi Negara Nurdin atau dikenal sebagai Abdee Slank dari posisi komisaris di PT Telkom Tbk untuk mendukung Ganjar-Mahfud.

"Per hari Jumat kemarin, jam 17.00 sore, saya sudah melayangkan surat pengunduran diri," kata Abdee di Markas Slank di Jl. Potlot III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2024).

Abdee menyatakan pilihannya mundur dari posisi komisaris perusahaan pelat merah tersebut adalah untuk menghormati aturan dan etika.

"Biar tidak ada dusta di antara kita. Saya sudah melayangkan surat pengunduran diri," tegas Abdee. (*)



BERITA BERIKUTNYA