IMCNews.ID, Jambi - Rencana PT. Sinar Anugerah Sukses (SAS) membangun stockpile di kawasan Aurduri, tepatnya di Kelurahan Aurkenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi terus mendapat penolakan berbagai pihak.
Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, MA Fauzi, menyatakan bahwa berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jambi dan RTRW Kota Jambi, lokasi yang telah dilakukan land clearing oleh PT. SAS untuk dibangun stockpile, bukan kawasan industri.
Kata dia, berdasarkan RTRW Provinsi Jambi, kawasan itu adalah kawasan pertanian. Bahkan, dalam rapat bersama Kementerian ATR/BPN, Pemkot Jambi menegaskan bahwa kawasan Aurduri tetap ditetapkan sebagai ruang terbuka hijau, bukan untuk kegiatan industri.
"Pemerintah Kota Jambi menolak rencana PT SAS yang hendak membangun stockpile batu bara di kawasan Aurduri itu. Di sana bukan kawasan industri, tetapi untuk ruang terbuka hijau," ujar Fauzi, Minggu (10/12/2023).
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun menegaskan, penolakan akan rencana PT SAS tersebut sudah berdasarkan kajian matang.
"Kami melihat lokasinya sangat dekat dengan intake Aurduri, ini tentunya bisa jadi masalah distribusi air bersih di kemudian hari," kata Junedi.
Intake Aur Duri melayani pelanggan di tiga kecamatan, Alam Barajo, Telanaipura, dan Kota Baru dengan jumlah lebih kurang 20 ribu pelanggan.
Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana Fitra mengatakan, areal land clearing PT SAS di wilayah Aur Kenali tidak sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Jambi.
Lokasi tersebut sebagian berada dalam kawasan permukiman, Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan sempadan sungai, bukan untuk pertambangan.
Meskipun perda tengah direvisi, Momon menekankan bahwa kawasan tersebut masih dilindungi sebagai kawasan pemukiman dan RTH.
"Proses revisi RTRW harus tetap memperhatikan tujuan awal untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan pemanfaatan lahan yang sesuai," sebutnya. (*)
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental
Listrik se-Sumatera Padam Total, Pemerintah Didesak Audit Menyeluruh PLN
Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi
Cek Harga dan Ketersediaan Pangan, Pj Walikota Jambi Sidak Pasar dan Gudang