IMCNews.ID, Jambi - Nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) Jambi pada tahun 2024 diperkirakan naik. Kenaikannya mencapai 3,2 persen atau Rp94 ribu dari Rp2.943.121 menjadi Rp3.037.121.
Keputusan soal kenaikan UMP Jambi tahun 2024 itu akan segera ditangani Gubernur Jambi Al Haris.
"Kita masih menunggu Gubernur Jambi Al Haris untuk menandatangani Upah Minimum Provinsi tahun 2024 yang diperkirakan dalam waktu dekat sudah disetujui dan ditandatangani gubernur," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman, Senin (20/11/2023).
Kata dia, kenaikan ini berdasarkan hasil rapat antara Pemprov Jambi, Dewan Pengupahan, asosiasi pengusaha, buruh dan akademisi pada Kamis 16 November 2023 lalu di Kantor Dinas ketenagakerjaan Provinsi Jambi.
Sama seperti tahun sebelumnya, pada tahun ini dalam menetapkan UMP Pemprov Jambi menerapkan formulasi Peraturan Pemerintah Nomor 51 tahun 2023.
Sudirman menuturkan bahwa surat penetapan UMP tersebut akan segera diserahkan kepada Gubernur Jambi Al Haris untuk ditandatangani.
Setelah itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi segera melaporkan ke Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Soal kemungkinan revisi angka kenaikan UMP itu, Sudirman menegaskan tak akan ada lagi revisi. Sebab, angka itu telah dirumuskan bersama dengan Dewan pengupahan.
"Karena ini sudah dimusyawarahkan oleh Pemprov, Dewan Pengupahan, Asosiasi, kenaikan UMP tersebut dampak dari inflasi Jambi yang rendah. Coba inflasi tinggi pasti kenaikan UMP juga tinggi seperti tahun sebelumnya," sebutnya. (*)
Skor Indeks Demokrasi Jambi Turun, Kesetaraan dan Kebebasan Disorot
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Airlangga Klaim Lampaui Negara G20
Dua Bulan Kabut Asap, Kerugian Ekonomi Bisa Tembus Rp30 Triliun
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
Truk Batu Bara Bikin Macet Parah Lagi Malam Ini, Infonya Distop Warga Karena Langgar Jam Operasional