IMCNews.id, JAMBI –Tabrakan maut terjadi di jalan lintas Sabak Timur-Rantau Rasau, atau tepat di depan SMAN 2 Tanjab Timur, Kecamatan Muarasabak Timur, Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) pagi tadi Rabu (8/11/2023). Satu orang pelajar dilaporkan tewas dalam kecelakaan tersebut.
Kasat Lantas Polres Tanjab Timur, Iptu Agung Prasetyo Soegiono, membenarkan adanya kecelakaan lalulintas tersebut. "Informasi sementara yang kami terima, satu orang meninggal dunia dalam kejadian Laka Lantas itu,"katanya.
Video kecelakaan mau itu beredar luas di media sosial dan grup whatsapp. Dari video tersebut diketahui, kecelakaan itu melibatkan dua unit sepeda motor jenis matic dan motor besar.
Di vedeo itu juga terlihat seorang pelajar wanita dan satu orang pelajar pria yang masih mengenakan seragam Pramuka SMA dan menyandang tas sekolah tergeletak di usai mengalami tabrakan.
Kepala Puskesmas Muarasabak Timur, Ida Royani mengatakan, korban kecelakaan itu berstatus pelajar. Menurut dia, ada 4 orang pelajar yang dilarikan ke puskesmas setempat usai mengalami insiden Laka Lantas di depan SMAN 2 Tanjab Timur.
"Yang terlibat kecelakaan itu dan mendapat penanganan awal dari kami ada 4 orang. Dua pelajar wanita dan dua pelajar pria,"katanya.
Menurut dia, dari empat korban, seorang pelajar wanita meninggal dunia karena mengalami luka cukup parah. Satu korban lagi juga wanita masih menjalani perawatan di Puskesmas Muarasabak Timur.
" Satu korban lagi, pelajar pria sudah kita rujuk ke RSUD Nurdin Hamzah Muarasabak. Sedangkan satu korban lainnya pria hanya mengalami luka ringan," jelasnya.(*)
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
Karhutla Jambi 2026: Evaluasi Kebijakan dari Perspektif Hidrologi Gambut dan Keadilan Lingkungan
Warga Sebut Blokir SHM Zona Merah Sudah Dibuka Permanen, Pemkot Belum Terima Informasi
Korupsi Pengadaan Sapi di Muaro Jambi, Mantan Kadis dan Rekanan Tersangka
32 Perusahaan Kena Sanksi Terkait Karhutla, Dua Beroperasi di Jambi
Akhirnya Jalan Lintas Mandiangin Bisa Dilewati Setelah 12 Jam Lebih Diblokir Warga