IMCNews.ID, Jambi- Santer beredar kabar Wakil Walikota Jambi, Maulana, bakal pindah ke Partai Amanat Nasional (PAN) guna menghadapi ajang Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi 2024 mendatang. Isu ini ditanggapi oleh Maulana.
Maulana yang kini masih tercatat sebagai kader Partai Nasional Demokrat (NasDem), menanggapi isu ini dengan diplomatis.
"Saya fokus kerja sampai tanggal 7 November," ungkapnya kepada sejumlah awak media, usai menghadiri paripurna di DPRD Kota Jambi, Jumat (27/10/2023) kemarin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa prioritas utamanya adalah memenuhi janji yang telah ia sampaikan kepada masyarakat.
Maulana berkomitmen untuk menyelesaikan masa jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Jambi dengan baik dan mendampingi Wali Kota Jambi, Syarif Fasha hingga akhir masa jabatan.
Ditanya soal sejauh mana dia telah berkomunikasi dengan PAN, Maulana mengatakan bahwa ia menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik.
Sebab, ia sadar bahwa dalam persiapan pemilihan Wali Kota Jambi nanti, diperlukan koalisi dari berbagai partai.
"Sejauh ini sudah berkomunikasi dengan semua partai, hampir semua partai. Karena dalam mengusung seseorang untuk menjadi calon walikota itu kan butuh koalisi, maka Alhamdulillah saya dengan semua partai komunikasi kita baik," katanya.
Mengenai isu apakah ia telah pindah ke PAN atau masih berada di NasDem, Maulana tidak memberikan jawaban tegas.
"Nanti tunggu tanggal main," katanya
Sebelumnya, dalam perjalanan politiknya, Maulana telah berpindah partai beberapa kali, termasuk bergabung dengan Partai Gerindra dan kemudian NasDem.
Kabar perpindahannya ke PAN muncul karena ia membutuhkan dukungan partai tersebut untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Jambi pada Pilwako Jambi 2024 mendatang. (*)
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental
Listrik se-Sumatera Padam Total, Pemerintah Didesak Audit Menyeluruh PLN
Gubernur Al Haris: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Narkoba di Jambi
11 Parpol Terima Rp5,3 Miliar Dari Pemprov Jambi, PDI Perjuangan Penerima Dana Terbesar