IMCNews.ID, Jambi - Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan aman selama arus Mudik dan Balik Lebaran Idul Fitri 1444H tahun 2023 ini.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan, persiapan sudah dipetakan agar layanan dan kebutuhan energi terpenuhi.
"Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) Pertamina tahun 2023 siap mengamankan pasokan dan distribusi BBM dan LPG selama arus mudik lebaran tahun ini," katanya.
Ia menuturkan Pertamina Patra Niaga kembali mengaktifkan Tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1444 H mulai pada 1 April hingga 2 Mei 2023.
Selama masa Satgas Ramadhan dan Idul Fitri, untuk wilayah Jambi konsumsi jenis gasoline diprediksi mengalami peningkatan sebesar 16 persen. Sementara untuk BBM jenis gasoil tidak ada perubahan signifikan.
Peningkatan juga diprediksi terjadi untuk konsumsi LPG sekitar tiga persen, serta untuk Avtur dipastikan aman.
Proyeksi ini dibandingkan dengan rata-rata konsumsi normal di Januari sampai dengan Februari 2023.
Untuk diketahui, rata-rata konsumsi harian BBM jenis gasoil di wilayah Jambi sekitar 808 KL(kiloliter) per hari.
Sedangkan untuk rata-rata konsumsi harian BBM jenis gasoline sekitar 1.306 KL per hari.
Kemudian, LPG Pso sekitar 291 metrik ton per hari dan untuk LPG non Pso sekitar 24,25 metrik ton per hari.
Pihaknya memastikan stok dalam keadaan aman, sehingga distribusi tidak terganggu dan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan libur lebaran dengan nyaman dan tenang.
Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir, baik untuk kebutuhan selama di perjalanan mudik dan arus balik. (*)
RUPST PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
Jadi Barometer, Komisi I DPRD Bengkulu Bahas Penguatan Kelembagaan & Sengketa dengan KI Jambi
Wamen Imipas Diduga Sudah Dapat Jatah Pengurusan Izin Tinggal WNA Sejak Jabat Dirjen Imigrasi
Seorang Jamaah Haji Asal Merangin Meninggal Akibat Serangan Jantung di Makkah
Faried Tegaskan DPRD dan Pemkot Jambi Terus Perjuangkan Warga Terdampak Zona Merah
Al Haris Minta Proyek Sekolah Rakyat Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru
Kemarau Diprediksi Terjadi Pada Mei hingga Oktober Mendatang, Waspada Karhutla