IMCNews.ID, Jambi - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi memprediksikan pada Mei hingga Oktober akan terjadi musim kemarau di Provinsi Jambi.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Jambi, Annisa Fauziah mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Menjelang musim kemarau dan musim kemarau, biasanya kecepatan angin lebih tinggi dari biasanya dan kondisi kelembapan udara akan lebih kering dari biasanya, suhu udara juga akan lebih tinggi,” katanya.
Hal tersebut mendukung atau masifnya api yang membakar suatu objek.
"Termasuk juga membakar sampah bisa menyebar ke mana-mana maka perlu waspada,” tambahnya.
Dia mengatakan, pihak BMKG sudah menyampaikan prediksi musim kemarau kepada BPBD di masing-masing daerah dalam Provinsi Jambi serta pihak terkait lainnya agar waspada potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Musim kemarau untuk wilayah Provinsi Jambi diprediksi hingga Oktober, kemudian November masuk lagi musim hujan,” pungkasnya. (*)
Berujung Damai, SAD Sepakat Tak Lagi Ambil Sawit di Lahan PT SAL dan Tinggalkan Kecepek
KABAR DUKA! Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Polisi Bongkar Produksi dan Peredaran Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi