IMCNews.ID, Jambi - Gubernur Jambi Al Haris meminta seluruh perusahaan yang ada di Jambi untuk segera membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya.
Haris mengaku telah menandatangani Instruksi Gubernur Jambi terkait hal ini yang ditujukan kepada pihak perusahaan yang ada di Jambi.
"Kita membuka posko pengaduan kalau ada perusahaan yang tidak membayar THR karyawannya. Kita minta lapor kepada kita," katanya, Senin (3/4/2023).
Penyaluran THR ini diharapkan telah diserahkan kepada karyawan paling lama 7 hari sebelum hari raya Idul Fitri.
"Karena sudah ada aturannya selama ini dari Menaker, perusahaan wajib memberikan THR kepada semua karyawan," kata Haris.
Dia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Provinsi Jambi segera membayarkan THR kepada ASN dan juga non ASN semampu keuangan OPD tersebut.
"Yang kontrak semuanya tolong diberi THR sesuai kemampuan keuangan masing-masing OPD. Jangan sampai Idul Fitri ini ada pimpinan yang tidak respon. Tidak peduli dengan karyawannya," tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi mengatakan pihaknya menargetkan THR ASN dibayarkan H-10 Idul Fitri.
"Alhamdulillah pemerintah daerah memberikan tambahan penghasilan. THR satu bulan gaji, tidak ada pemotongan. Ditambah dengan 50 persen TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai, red) kalau memang daerahnya membayarkan tunjangan tambahan berupa TPP, " ungkapnya.
Soal besarannya, Agus belum bisa memastikan. Dia mengaku nilai totalnya saat ini masih dalam perhitungan.
''Berapa jumlah pegawainya kan masih kita hitung dengan tadi tambahan 50 persen TPP," katanya.
Penyalurannya juga, kata Agus, masih menunggu payung hukum berupa peraturan gubernur Jambi.
"Jika sudah rampung maka akan akan dibayarkan secepatnya," pungkasnya. (IMC01)
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental
Listrik se-Sumatera Padam Total, Pemerintah Didesak Audit Menyeluruh PLN
Kata Gubernur Al Haris Soal Jabatan Pj Bupati Tiga Kabupaten yang Akan Berakhir