IMCNews.ID, Sungaipenuh - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di kota Sungai Penuh, beberapa bulan belakangan ini, terbilang cukup tinggi.
Bahkan, data dari Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh mencatat pada bulan Januari 2023, angka kasus DBD sudah mencapai 13 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan kota Sungai Penuh, Azwarman mengatakan jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu kasus DBD yang terjadi di kota Sungai Penuh, mengalami peningkatan.
"Ya, Terjadi peningkatan angka kasus DBD pada tahun 2023, jika di bandingkan pada bulan Januari 2022 yang hanya terdapat 5 kasus," jelas Azwarman.
Dikatakan Azwarman, untuk membunuh sarang nyamuk tidak cukup hanya di lakukan fogging. Namun juga harus ada peran masyarakat untuk menjaga kebersihan tempat tinggal serta lingkungan sekitar.
"Masyarakat diminta untuk mengubur barang-barang bekas, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, menguras tempat air serta tidak menggantung baju kotor, sehingga bisa menekan tempat berkembang biak nyamuk," ujarnya
Ia menjelaskan, penyumbang kasus DBD terbanyak pada tahun ini di Kota Sungai Penuh berada di Kecamatan Hamparan Rawang. Untuk itu warga perlu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Kalau pada tahun 2022 yang lalu untuk kasus DBD di Kota Sungai Penuh sudah mencapai 59 kasus," tandasnya. (*)
Jembatan Putus Akibat Banjir di Sarolangun, Edi Purwanto: Harus Jadi Prioritas
Jambi Guncang Rakernas ADPMET: Gubernur Al Haris Deklarasi Perang Fiskal Tak Adil
Edi Purwanto Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Depan Kampus Unja dan UIN hingga Exit Tol Pijoan
Tiga Tersangka Kasus Perusakan Hutan dan Pelayaran Dilimpahkan ke Kejari Tanjabbar
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jalinsum Ganggu Lalu Lintas, Brimob Bergerak Evakuasi
ASN Menumpuk di Pusat Kota, April Pemerataan Tenaga Kesehatan dan Guru