IMCNews.ID, Jambi - Sebanyak 2 kg narkotika jenis sabu gagal beredar di Jambi.
Barang bukti 2 kg sabu itu disita Ditresnarkoba Polda Jambi dari lima orang tersangka anggota komplotan pengedar narkotika jaringan lintas provinsi.
Kelima pelaku berinisial HS, BJ, SH, SB, dan RA. Satu dari lima tersangka yakni HS (45) adalah perempuan yang merupakan Bandar.
Kemudian, dua tersangka lagi, SB dan RA merupakan jaringan antar provinsi. Keduanya berperan sebagai kurir dan penerima.
Dirresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Thomas Panji Susbandaru mengatakan, ke lima tersangka berikut barang bukti 2 kg sabu itu merupakan kasus yang berhasil mereka ungkap selama bulan November.
"Kelima tersangka ditangkap di wilayah Bungo dan Kota Jambi,’’ katanya kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).
Thomas menjelaskan, tersangka yang ditangkap di Bungo adalah salah satu bandar yang sudah lama menjadi target operasi (TO).
Dia sudah lama kami dicari dan diintai. Kemudian, ada juga tersangka jaringan antar provinsi yang melibatkan beberapa daerah Kabupaten dan Kota.
"Jaringan antar Provinsi ini kita tangkap di Kota Jambi dengan barang bukti sebanyak 2 kg sabu. Barang haram itu akan diedarkan di Jambi," paparnya.
Menurut Thomas, jika diuangkan, barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 2 kilogram itu nilainya miliaran rupiah.
"Satu kilogramnya seharga Rp 1,3 Miliar. Jadi kalau 2 kilogram nilainya Rp 2,6 miliar," sebutnya.
Thomas mengatakan, sabu- sabu yang disita tersebut berasal dari wilayah Pekanbaru.
Bandar menggunakan jasa kurir untuk membawa 2 kilo sabu itu ke Jambi.
Rencananya, sabu tersebut akan diedarkan di beberapa wilayah dalam Provinsi Jambi. Termasuk Kota Jambi.
"Saat ini kita masih melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap Bandar besar yang mengendalikan para tersangka,’’ pungkasnya. (*/IMC01)
Gubernur Al Haris Apresiasi Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi
Produktivitas Industri Topang Kenaikan BI Rate Jadi 5,75 Persen, Rupiah Menguat
Pemerintah Kembali Berikan Diskon Tarif Transportasi, Kali Ini Dalam Momen Libur Sekolah
Selat Hormuz Bisa Dilewati Tanpa Biaya Selama 60 Hari, Ditanggung Iran
Gubernur Al Haris: ISMI Jadi Wadah Pengabdian untuk Membangun Jambi