Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Unja Belajar Ilmu Menjadi Konten Kreator

Rabu, 12 Oktober 2022 - 20:45:20 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan, FKIP Universitas Jambi (Unja) mengadakan pelatihan konten kreator, untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dalam memanfaatkan perangkat gawai untuk kegiatan-kegiatan positif.

Pelatihan ini menghadirkan dua orang narasumber yaitu Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jambi, Ahmad Riki Sufrian yang juga kontributor CNN Indonesia, serta Herri Novealdi, Trainer Cek Fakta dan Akademisi. Pelatihan digelar di hall badminton JPOK, Selasa (11/10/2022).

Ketua JPOK FKIP Unja, Dr. Palminal, mengatakan, pelatihan-pelatihan soft skill seperti ini sangat berguna bagi mahasiswa dalam pengembangan minat dan bakat.

“Digitalisasi ini harus diarahkan ke hal-hal yang bermanfaat, jangan sampai mahasiswa justru terjerumus dalam arus informasi yang makin mudah diakses, namun yang didapat hanya berita-berita bohong,” kata Palminal, dalam sambutannya saat membuka pelatihan.

“Daripada smartphone hanya digunakan untuk game online dan sekadar chattingan, lebih digunakan untuk memproduksi konten kreatif,” tambahnya.

Sementara Riki menyampaikan, pada umumnya, content creator akan menggunakan banyak sekali platform dalam menyebarkan konten yang sudah mereka produksi. 

Jadi, selain Instagram, Youtube, Facebook atau TikTok, mereka juga menggunakan blog, infografik dan juga ebook untuk bisa menyebarkan seluruh kontennya.

Dikatakannya, pada dasarnya proses produksi konten hanyalah melibatkan kreativitas semata sehingga membuat banyak orang tertarik menonton konten yang sudah diproduksi.

Namun terlepas dari hal tersebut, proses produksi suatu konten tidak hanya mengandalkan tingkat kreativitas saja. Karena ada juga logika yang harus dipahami untuk bisa menarik para audiens.

“Untuk itu, ada juga orang yang mengatakan bahwa content creator melibatkan penggunaan otak kanan dan otak kiri seseorang,” kata Riki.

Ia menyebutkan, seorang content creator harus memiliki ide-ide yang kreatif, mempunyai kemampuan riset yang baik, menguasai tools pendukung, kemampuan komunikasi baik, dan memahami SEO.

“Dan perlu juga diketahui konten kreatif itu tidak hanya berbentuk video. Tapi juga bisa tulisan, foto dan audio yang sekarang juga tengah menjadi trend,” kata Riki.

Sementara itu, Herri Novealdi mengatakan, seorang content creator harus bisa memahami teknik SEO agar strategi content marketingnya bisa berjalan secara maksimal. 

Teknik SEO ini bisa membantu suatu konten dilihat dan dijangkau oleh banyak orang.

“Selain itu, anda juga harus menginformasikan tujuan dari bisnis anda pada mereka agar mampu menghasilkan suatu konten yang sesuai dengan tujuan Anda,” tutup Herri. (*)

 

 



BERITA BERIKUTNYA