IMNews.ID, Jakarta - Harga dasar emas batangan yang dijual oleh produsen logam mulia terbesar di Indonesia PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tercatat senilai Rp963.000 per gram pada perdagangan Senin (18/7).
Melansir situs Logam Mulia di Jakarta, harga emas Antam naik tipis Rp1.000 atau 0,10 persen bila dibandingkan harga emas sehari sebelumnya yang berada pada angka Rp962.000 per gram.
Emas Antam kehilangan harga 0,72 persen atau setara Rp7.000 dalam sepekan terakhir dari sebelumnya menyentuh angka Rp969.000 per gram pada Senin (11/7), menjadi Rp962.000 per gram pada Minggu (17/7).
Sementara itu, harga pembelian kembali emas atau buyback oleh Butik Emas Logam Mulia tidak mengalami perubahan alias tetap Rp825.000 per gram sama seperti harga sehari sebelumnya.
Selisih harga dasar emas dengan harga buyback hari ini adalah sebesar Rp138.000 per gram. Harga tersebut berdasarkan produk satu gram Butik Emas Logam Mulia di Gedung Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Berikut daftar lengkap harga emas Antam dari mulai pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram:
- Harga emas 0,5 gram: Rp531.500
- Harga emas 1 gram: Rp963.000
- Harga emas 2 gram: Rp1.866.000
- Harga emas 3 gram: Rp2.774.000
- Harga emas 5 gram: Rp4.590.000
- Harga emas 10 gram: Rp9.125.000
- Harga emas 25 gram: Rp22.687.000
- Harga emas 50 gram: Rp45.295.000
- Harga emas 100 gram: Rp90.512.000
- Harga emas 250 gram: Rp226.015.000
- Harga emas 500 gram: Rp451.820.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp903.600.000
Antam menyatakan setiap produk emas batangan Logam Mulia telah mendapatkan sertifikat London Bullion Market Associatio (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk perseroan. Melalui sertifikat itu, emas batangan Logam Mulia dari Antam diakui secara global dengan harga buyback mengikuti pergerakan harga emas dunia. (IMC02/ant)
Intervensi BI Tak Cukup, Kepercayaan Pasar Kunci Stabilitas Rupiah
Pastikan Stok Pertalite Tersedia, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
PPDB Tingkat SMA dan SMK Telah Dibuka, Tersedia 52.495 Kuota, Ini Tahapannya
Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Pemerintah Pada Kontigen Pesparawi Jambi
Jamaah Haji Asal Merangin Meninggal Dunia di Makkah Akibat Gagal Ginjal
Keluarga Diimbau Tak Jemput Jamaah di Asrama Haji, Ini Alasannya