IMCNews.ID, Jakarta - Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh menjadi khatib Shalat Idul Adha 1443 Hijriah/2022 Masehi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (10/7).
M. Nuh menyampaikan ceramah dengan tema "Semangat Gotong Royong Perkuat Sendi Kebhinekaan". Sedangkan yang menjadi imam Shalat Idul Adha 1443 Hijriah di Masjid Istiqlal adalah Ustadz H. Salim Ghazali, S.Ud.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Istiqlal digelar pukul 07.00 WIB. Namun sejak pukul 04.00 WIB jamaah sudah berangsur-angsur tiba ke masjid kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut.
Presiden Joko Widodo beserta sejumlah pejabat negara juga turut melaksanakan Shalat Id di Masjid Istiqlal. Penjagaan pun diberlakukan ketat. Jamaah harus melewati pemeriksaan badan dan barang bawaan sebelum masuk area lapang masjid.
Imbas dari pemeriksaan ini, hingga jelang pelaksanaan Shalat Idul Adha masih banyak masyarakat yang mengantre untuk dapat masuk ke dalam masjid. Antrean yang mengular itu bahkan sudah berlangsung sejak pukul 05.00 WIB.
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar sebelumnya menyatakan bahwa kapasitas untuk pelaksanaan Shalat Id hanya dibuka bagi sekitar 100 ribu orang saja. Namun karena antusiasme masyarakat yang tinggi, pengelola akhirnya membuka sesuai kedatangan jamaah.
Penuh sesaknya jamaah terlihat dari lantai yang dipakai untuk melaksanakan shalat, lantai dasar hingga tiga lantai di atasnya dipenuhi jamaah. Sementara jamaah perempuan menempati sisi kiri lantai dasar dan lapangan terbuka Istiqlal.
"Kami juga memperhatikan persiapan lain yaitu mengantisipasi jumlah pengunjung yang datang karena sudah sangat merindukan masjid kebanggaannya," ujar Nasaruddin Umar.
Nasaruddin juga berpesan kepada seluruh jamaah untuk tetap mematuhi segenap protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Masyarakat harus tetap menggunakan masker saat berada di area Masjid Istiqlal. (IMC02/ant)
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir
Mendag Minta Pabrik Beli Sawit Petani Minimal Rp1.600 Per Kilogram