IMCNews.ID, Jambi - NA, korban dari pernikahan sesama jenis yang kasusnya saat ini tengah bergilir di persidangan, kembali melaporkan Erayani alias Ahmad Arrafif dalam kasus penipuan dengan kerugian materil mencapai Rp300 Juta ke Polresta Jambi.
NA didampingi kuasa hukumnya, Diana Bachtiar mengatakan, kliennya merasa dirugikan baik secara materil dan psikologis.
"Kami ke Polresta saat ini dalam rangka membuat pengaduan atas dugaan tindakan penipuan yang dilakukan terhadap klien kami, nilai kerugiannya mencapai Rp 300 juta lebih," katanya usai membuat laporan di SPKT Polresta Jambi, Selasa (28/6/2022).
Kemudian, terkait penipuan jenis kelamin, saat ini masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari ahli.
"Kita lagi mendalami dan kita juga tunggu bukti dari saksi ahli supaya bisa kita jelaskan secara jelas," katanya.
Kata Diana, pihaknya dari komunitas Advokat perempuan Jambi akan mendampingi perkara tersebut hingga selesai.
Kemudian, kerugian materil yang dialami korban dengan cara mengambil uang tanpa sepengetahuan dan tidak dipertanggungjawabkan untuk pengembaliannya hingga saat ini.
"Jadi pelaku juga melakukan pinjaman kepada orang lain dengan menggunakan nama klien kami. Sehingga hal itu harus ditanggung Na, Dia mengambil uang (korban) dengan bujuk rayuan. Klien kami terpedaya oleh itu,"jelasnya. (IMC02)
Polri Tetapkan Tiga Tersangka, Skandal Penyadapan Nomor Presiden Terbongkar
Gerbong Mutasi Polri: Dirlantas hingga Dua Kapolres di Jambi Berganti
Mencuat Isu Penyadapan Pejabat Negara, Pengamat Desak Kapolri Ungkap Identitas Jenderal
Bahlil Tutup Jalur Transit Ekspor SDA, Mulai 2027 Batu Bara Wajib Lewat Danantara
Kapolri Larang Peronel Polri Gunakan Vape, Pelanggar Terancam Sanksi
13.122 Hektare Lahan Konsesi Terbakar, WALHI Laporkan Sembilan Perusahaan ke Polda Jambi
8 Kabupaten di Jambi Terima Alokasi Dana Rp 1,9 Miliar Untuk Penaggulangan PMK