Polisi Selidiki Laporan Siswa Bawa Senjata Tajam

Kronologis Bentrok Antara Siswa SMKN 1 dan MA Labor

Kamis, 16 Juni 2022 - 21:23:01 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Siswa SMKN 1 Kota Jambi dan siswa MA Laboratorium terlibat bentrok, Kamis (16/6/2022). Kepala SMKN 1 Kota Jambi Budi Prasetyanto mengatakan, kejadian itu bukan tawuran.

“Kita sudah lapor. Satpol PP dan Polisi sudah berjaga,” katanya.

Budi menjelaskan, awal kejadian bermula siswa SMKN 1 Kota Jambi lewat di depan SPBU Telanaipura. Kebetulan saat itu juga ada siswa sekolah lain yang nongkrong di sana. Saat itulah terjadi cekcok antar siswa dan saling kejar sampai ke sekolah.

“Anak-anak masuk kesini, terus teman-temannya pada tidak terima ngumpul semua di depan, jadi cepat-cepat (pagar) ditutup satpam. Anak-anak sudah bubar, terus datanglah bhabinkamtibmas, Satpol-PP,” ujarnya.

Terkait dengan adanya anak yang membawa samurai, kata Budi ada informasi yang ia terima memang seperti itu.

"Katanya ada yang bawa parang, bawa rantai. Tadi konfirmasi ke gurunya, rencana besok Jum’at (17/6) akan diselesaikan di MA Labor, jam 09.30 WIB," terangnya.

Sementara itu, Waka Kesiswaan MA Laboratorium yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa, dari informasi yang diterima siswanya yang sedang duduk nongkrong di kawasan SPBU Telanaipura dilempar salah satu siswa SMKN 1.

"Nyaris kena siswa kami dan warga sekitar. Tidak terima dengan hal itu, makanya mereka melakukan pengejaran. Tapi itu belum jelas juga siswa kami atau bukan, karena kabarnya ada juga siswa dari sekolah lain yang ikut mengejar ke SMK," katanya, pada Kamis (16/5).

Akibat kejadian ini, pihaknya dengan pihak SMKN 1 akan menggelar rapat pada hari Jumat (17/6) besok di MA Labor sekira pukul 09.00 WIB.

"Untuk jelasnya, besok setelah rapat kami akan sampaikan kabar perkembangan kejadian ini," tambahnya.

Selain itu, keterangan dari saksi mata, Ucok mengatakan bahwa, dirinya melihat para siswa itu kejar-kejaran hingga masuk ke dalam pekarangan sekolah.

"Tadi kami melihat orang itu kejar-kejaran dulu bang, baru siswa SMK 1 masuk ke dalam pekarangan sekolahnya, yang musuhnya menunggu di luar. Megang sajam jugo, samurai panjang," katanya.

Diterangkan Ucok, dirinya juga melihat orang yang mengajar siswa SMK berjumlah 3 orang menggunakan 2 motor.

"Cuma nunggu bae dio sambil pegang samurai dan satunya megang kayu. Setahu kami dakdo korban bang, cuma di lorong sebelah itu ado lagi keributan setelah itu, belum tahu keno atau tidak," terangnya.

Polisi sendiri masih menyelidiki kejadian ini. Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika Putra mengatakan pihaknya sedang mendalami motifnya.

"Masih kita dalami motifnya apa, dan tetap dipantau kedepannya," katanya.
Dia belum bisa memastikan penyebab terjadinya keributan itu.

"Informasi yang beredar di lapangan siswa SMKN 1 melempar siswa MA nyaris kena. Informasinya seperti itu, nanti kita dalami yang pastinya," katanya.

Diungkapkan Yumika, terkait ada siswa yang membawa senjata tajam pada saat kejadian, pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut.

"Belum kita temukan. Intinya kejadian ini saat ini masih dalam penyelidikan," tutupnya. (IMC02) 



BERITA BERIKUTNYA