IMCNews.ID, Jakarta - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Tri Suci Waisak mengingatkan umat Buddha pada tiga peristiwa penting, yaitu lahirnya Pangeran Siddharta, Pangeran Siddharta mencapai penerangan Agung dan menjadi Buddha serta Buddha Gautama Parinibbana.
"Pangeran Siddharta telah mengajarkan umat Buddha tentang Majjhima Patipada, ajaran tentang pentingnya praktek kehidupan beragama yang berprinsip jalan tengah atau moderat. Prinsip ini sangat dibutuhkan dalam menjaga kerukunan dan kedamaian," kata Menag Yaqut dalam video rilis, Jakarta, Senin (16/5).
Menurutnya, seluruh umat Buddha Indonesia mempunyai tanggung jawab yang sama untuk ikut membangun masyarakat yang rukun, damai dan sejahtera dan itu bisa dilakukan dengan memahami kebenaran Dharma yang hakiki.
Menag pun mengajak umat Buddha untuk memperkuat moderasi beragama dalam memperingati Tri Suci Waisak.
Dalam kesempatan yang sama, Menag Yaqut mengucapkan selamat memperingati hari Tri Suci Waisak 2566 tahun Buddhis kepada seluruh umat Buddha Indonesia.
"Mari terus perkuat moderasi beragama dan rekatkan tali persaudaraan antarsesama," ujar Yaqut.
Yaqut mengatakan hal tersebut sebagaimana diajarkan juga dalam kitab suci Dhammapada syair 194 bahwa kelahiran para Buddha merupakan sebab kebahagiaan, pembabaran ajaran benar merupakan sebab kebahagiaan, persatuan merupakan sebab kebahagiaan dan usaha perjuangan mereka yang telah bersatu merupakan sebab kebahagiaan. (IMC02/ant)
DPRD Kota Jambi Desak Andrew’s Party Mart Lengkapi Izin, Tunda Operasional
DPRD Kota Jambi Soroti Videotron di Depan BW Luxury, Singgung Soal Izin dan Tata Ruang
DPRD Kota Jambi Pertanyakan Rencana Pengolahan Sampah di TPA Talang Gulo
Faried Dorong Urban Farming Sebagai Strategi Ketahanan Pangan Kota Jambi
Ketua DPRD Kota Jambi Hadiri Maulid Nabi Majelis Nurul Istiqomah
Pertamina : Kebakaran Kilang Minyak Tak Mengganggu Suplai BBM ke Masyarakat