IMCNews.ID, Tebo - Dalam waktu dekat setidaknya sekitar 43 desa di Kabupaten Tebo akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak. Untuk itu, Bupati Tebo Sukandar meminta sistem keuangan online desa (Siskeudes) dipertahankan.
Dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kabupaten se-Jambi, yang sudah menggunakan Siskeudes baru Tebo dan Kabupaten Merangin. Dua kabupaten ini memiliki tenaga yang sudah dilatih untuk mengisi Siskeudes.
Kata Sukandar, transformasi dari sistem keuangan secara manual ke digital bukan hal yang mudah. Namun setelah bisa dilaksanakan mempermudah melakukan pengelolaan keuangan. Mulai dari perencanaan hingga laporan.
"Operator yang sudah dilatih jangan diganti,” kata Sukandar belum lama ini.
Biasanya, kata Sukandar, apabila setelah Pilkades maka perangkat desa pun akan berubah. Untuk pengecualian, Bupati Tebo dua periode ini, meminta khususkan pemegang aplikasi Siskeudes jabatannya jangan diganti.
Nantinya, jika pemegang aplikasi Siskeudes ini diganti. Maka perlu lagi adanya sejumlah penyesuaian. Dan ini yang pasti akan memakan waktu, selain itu akan memundurkan sistem keuangan yang sudah dijalankan sebelumnya.
"Sistem pengelolaan keuangan jangan diotak atik,” ungkapnya.
Program yang sudah maju ini, harus dipertahankan. Akan lebih baik jika pengguna aplikasi dimaksimalkan dengan menambahkan tenaga. Artinya apabila yang satu berhalangan ada yang menggantikan.
"Jangan dibuat mundur program yang sudah dibentuk,” tandasnya. (*)
PDAM Tirta Muaro Jambi Diadukan ke YLKI Terkait Layanan dan Kualitas Air
Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak Dari Rusia Bertahap Hingga Akhir 2026
Bulog Sebut Cadangan Beras Jambi Cukup Untuk Lima Bulan Lagi
Pengurus DPW dan DPD PSI se Provinsi Dilantik, Targetkan Jambi Jadi “Kandang” Gajah
Langgar Kode Etik Empat Anggota Polda Jambi Dipecat, Ini Daftar Namanya