Mahasiswa Kerinci Geruduk Kantor DPRD Kerinci dan Sungai Penuh

Selasa, 12 April 2022 - 11:31:38 WIB

Mahasiswa di Kerinci dan Sungai Penuh menggeruduk kantor DPRD Kerinci untuk menyuarakan aspirasinya. (Foto./IMCNews.ID)
Mahasiswa di Kerinci dan Sungai Penuh menggeruduk kantor DPRD Kerinci untuk menyuarakan aspirasinya. (Foto./IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Kerinci - Unjuk rasa serentak secara nasional digelar, Ratusan mahasiswa di Kerinci dan Sungai Penuh, Senin (11/4). Unjuk rasa serentak secara nasional ini, untuk menyatakan mosi tidak percaya presiden Joko Widodo. 

Dalam aksi ini titik aksi berlangsung di Gedung DPRD Kerinci dan DPRD Kota Sungai Penuh. Sebelum aksi ribuan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Kerinci  Sungai penuh berkumpul di lapangan merdeka Sungai Penuh. 

Selanjutnya dengan berjalan kaki ribuan mahasiswa menuju Gedung DPRD Kerinci. Di depan pintu masuk DPRD Kerinci, mahasiswa berorasi. Intinya mereka menyampaikan mosi tidak percaya terhadap presiden RI Jokowi. 

Sesekali mereka juga menyampaikan. Isi lokal mengenai kepemimpinan Bupati Adirozal yang mereka anggap tidak mampu. 

"Sudah dua periode kepemimpinan Adirozal tapi tidak ada perubahan," teriak mahasiswa saat di depan Gedung DPRD Kerinci. 

Setelah beberapa lama orasi, mahasiswa memaksa masuk ke halaman Gedung DPRD Kerinci. Keinginan mahasiswa pun dikabulkan, merdeka masuk ke halaman Gedung DPRD. 

"kami menolak kenaikan minyak goreng, penundaan pemilu hingga kenaikan harga BBM,karena sangat memberatkan ekonomi masyarakat,” kata Koordinator aksi Mahasiswa IMM Yopi dalam orasi.

Selain itu dalam orasinya, mahasiswa juga menuntut Pemerintah Menyediakan harga minyak goreng murah, menyelenggarakan pemilu 2024, serta menurunkan harga BBM.

Bahkan terlihat di lokasi, terpampang spanduk mosi tidak percaya Presiden Jokowi dan DPR. Cukup kita yang berpuasa, Keadilan jangan sampai puasa.

Mahasiswa diterima oleh beberapa anggota dewan di halaman Gedung. Mahasiswa pun menyampaikan tuntutan mereka. 

"Kita minta anggota dewan untuk mengawal tuntutan kita," ujar mereka. 

Setelah itu para anggota dewan menandatangani petisi di depan ribuan mahasiswa yang berunjuk rasa. Namun saat mahasiswa akan meninggalkan Gedung DPRD Kerinci, sebuah ledakan berbunyi. 

Ledakan tersebut membuat para mahasiswa berhamburan. Bersamaan dengan itu ledakan kedua berbunyi dengan suara yang sama kerasnya. 

Diketahui ledakan di tengah kerumunan mahasiswa itu, bersumber dari mercon. Ada dua petasan yang mengagetkan para mahasiswa saat itu. 

Setelah itu para mahasiswa langsung melanjutkan aksi mereka menuju Gedung DPRD Kota Sungai Penuh. Sementara siapa yang melemparkan petasan tersebut hingga berita ini diturunkan belum diketahui. (*)



BERITA BERIKUTNYA