IMCNews.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini James Marape beserta delegasi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/3).
Sejumlah rangkaian penyambutan kenegaraan dilakukan, mulai dari saat memasuki Istana Kepresidenan Bogor dengan iring-iringan marching band, upacara penyambutan resmi, sesi foto bersama, hingga penandatanganan buku tamu.
Selanjutnya, Presiden Jokowi dan PM James Marape melakukan pertemuan tatap muka, sementara Iriana Joko Widodo menjamu Rachael Marape dengan kegiatan morning tea di ruangan terpisah.
Jokowi dan James juga dijadwalkan melakukan penanaman pohon cendana. Kedua pemimpin negara tersebut bersama delegasi melakukan pertemuan bilateral dan dilanjutkan dengan keterangan pers.
Rangkaian penyambutan resmi kedatangan James Marape dan Rachael Marape dijadwalkan ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan.
Berdasarkan pantauan secara virtual melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, jajaran penyambut dari Indonesia mengenakan pakaian adat dan telah bersiaga sejak pukul 10.00 WIB.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, dan Duta Besar RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Andriana Supandy.
PM James Marape dan Rachael Marape telah berada di Indonesia sejak Rabu (30/3) dan dijadwalkan kembali ke Ibu Kota Papua Nugini, Port Moresby, pada Kamis malam. (IMC02/ant)
Rektor UIN Tindak Tegas Oknum Dosen yang Digerebek di Kos Mahasiswi, Aktivitas Akademik Dihentikan
Tujuh Pelaku PETI Tertangkap Sedang Garap Lahan dengan Alat Berat di Merangin, Pemodal Jadi DPO
Pimpin Apel di Kantor Camat Danau Sipin, Kemas Faried Tegaskan Pentingnya Kolaborasi
Soal Hasto Jadi PAW Pangeran, Ketua DPRD Kota Jambi Tegaskan Belum Ada Rekomendasi
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Tinjau Pelebaran Drainase di Solok Sipin
SKK Migas Bahas Pengembangan Aspek Hukum Pengendalian Emisi Karbon