IMCNews.ID, Jambi - Universitas Jambi mengadakan National University Debating Competition (NUDC) Tingkat Universitas Jambi 2022, di Aula Gedung Pascasarjana lantai 4 Unja Telanaipura. Ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk menghasilkan delegasi bagi Universitas Jambi dan untuk mengikuti NUDC tingkat Nasional yang diadakan oleh pusat prestasi nasional dan nantinya akan mewakili Indonesia dalam World Universities Debating Championship (WUDC).
Peserta terdiri dari beberapa tim dari 7 fakultas di lingkungan Unja. Total peserta ada 13 tim. Sedangkan juri adalah dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Unja. Mereka, yaitu Dr. Mukhlash Abrar, S.S., M. Hum., (FKIP), Dr. Arrie Budhiartie, SH., M. Hum., (Hukum), Dr. Ir. Rahmi Dianita, S. Pt., M. Sc., I.P.M. (Peternakan), Dedy Antony, S.P., M. Si., Ph.D., (Pertanian), Faradina Zevaya, M.E., (FEB), Muhammad Ikrar Lagowa, S.T., M.Eng.Sc., (Saintek).
Pemenang seleksi ini merupakan tim dengan nilai tertinggi. Sedangkan best speaker yang merupakan peserta dengan hasil individu terbaik yang akan mewakili Unja dalam seleksi NUDC tingkat regional dan jika lolos akan lanjut ke tingkat nasional.
Peserta yang berhasil dalam kegiatan National University Debating Competition (NUDC) Tingkat Universitas Jambi 2022 yaitu, peringkat 1 adalah Laura Layne Sinipete (Hukum) dan peringkat 2 Aulia Tandri (FKIP) sebagai Best Speaker National University Debating Championship Universitas Jambi 2022, dan Aidini Desfa Reza (Saintek) Sebagai Best Adjudicator National University Debating Championship Universitas Jambi 2022. Untuk pemenang National University Debating Championship Universitas Jambi 2022, juara 1 Tim Fakultas Sains dan Teknologi, juara 2 Tim Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juara 3 tim Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, dan juara harapan 1 tim Fakultas Hukum. (*)
Komisi III DPRD Kota Jambi Bahas Polemik Sampah, Penutupan TPS dan Iuran Pengangkutan Disorot
DPRD Kota Jambi Respon Keluhan Masyarakat Doal Pengelolaan Sampah
RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI, Al Haris Terus Perjuangkan Nasib P3K
Warga Pematang Sulur yang Hilang Saat Mancing di Buluran Kenali Belum Ditemukan
Masih Nekat Mainkan Harga Sawit di Tingkat Petani, Perusahaan Bakal Ditindak Tegas
Oknum Pengasuh Ponpes di Tebo Diduga Cabuli Sejumlah Santriwati, Begini Modusnya