IMCNews.ID, Pontianak - Sebagian korban banjir di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, masih bertahan di pengungsian karena permukiman mereka masih tergenang pada Minggu (13/2/2022).
Warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai seperti Kompleks Pasar Baru dan Gang RDKS masih bertahan di tempat mengungsi karena genangan di permukiman mereka belum surut.
"Air di tempat tinggal mereka masih tinggi," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Singkawang Urai Yenyen Kitri Tithonia Fijri.
Ia mengatakan bahwa masih ada 83 warga, termasuk dua bayi, yang mengungsi di Aula Kantor Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah, serta 41 orang, termasuk tiga bayi, yang mengungsi di Selter Harmoni (BLKI).
BPBD Kota Singkawang sudah menyiapkan dapur umum dan menyalurkan bantuan berupa 60 kilogram beras, enam liter minyak goreng, 10 kotak mie instan, 10 kotak air mineral, dua pak telur, dan 24 kaleng sarden untuk korban banjir.
Di samping itu, BPBD membagikan tiga set perlengkapan bayi, dua set mainan anak, serta tiga set pakaian orang dewasa bagi korban banjir. (IMC02/ant)
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu
Gubernur Tekankan Hut Ke-27 Sarolangun Harus Jadi Momen Evaluasi
Proyeksi Pendapatan dan Target Jaminan Kesehatan dalam Perubahan RPJMD Disorot