IMCNews.ID, Sengeti - Seorang murid kelas VI SDN 61 di Kasang Pudak berinisial NH (12) dikabarkan nyaris menjadi korban penculikan. Kasus percobaan penculikan ini terjadi di RT 35, Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (14/12/2021) siang.
Peristiwa ini terjadi saat korban pulang sekolah. Menurut pihak Polsek Kumpeh, percobaan penculikan itu terjadi di depan rumah warga bernama Rosita, Lorong SMPN 8, RT 29, Desa Kasang Pudak, sekitar pukul 11.10 Wib.
Saat itu korban pulang sekolah dengan berjalan kaki dari SDN 61 Kasang Pudak menuju rumahnya di RT 35, Desa Kasang Pudak.
Saat di depan sekolah, korban melihat mobil Xenia hitam. Namun ia terus saja melanjutkan perjalanan ke rumahnya menuju lorong SMP 8. Setibanya di TKP, korban dihampiri seorang Ibu-ibu menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio warna biru dan mobil APV warna hitam yang berisi empat orang yang mengaku sebagai teman Ibu korban.
Kemudian, orang tak dikenal itu mengajak korban untuk diantarkan menggunakan sepeda motor ke rumah. Korban merasa curiga dan tidak mau diantar ke rumah.
Selanjutnya korban berteriak dan mendatangi rumah Rosita di TKP. Melihat reaksi korban, pelaku langsung melarikan diri.
Orang tua korban, Hodita Briansyah (44) membenarkan anaknya nyaris diculik. Menurut versi dia, selasa siang, sekitar pukul 11.15 Wib, anaknya pulang sekolah, berjalan bersama empat orang temannya.
Dalam perjalanan, teman-temannya berhenti di sebuah warung untuk jajan, sementara anaknya jalan terus sendirian.
Saat itu lah anaknya dibuntuti orang tidak dikenal. Selanjutnya, orang tak dikenal itu menawarkan mengantar anaknya pulang. Tapi korban tidak mau. Merasa takut korban lalu berteriak.
Melihat korban berteriak dan memasuki salah satu rumah warga, komplotan penculik ini kemudian melarikan diri.
"Anak saya masih trauma dan sempat tidak sekolah. Kasus ini sudah saya laporkan ke Polsek dan sudah ada pihak kepolisian kesini. Semoga pelaku segera ditangkap karena kejadian ini sangat meresahkan," katanya.
Sementara itu, Polsek Kumpeh Ulu langsung turun ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan. Kapolres Muaro Jambi, AKBP Yuyan Priatmaja melalui Kasi Humas AKP Amradi mengatakan, Polsek Kumpeh Ulu yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda H Sirait bersama anggota sudah bertindak merespon keresahan masyarakat terkait percobaan penculikan di kasang Pudak.
Tim Unit Reskrim Polsek Kumpe Ulu langsung bergerak melakukan penyelidikan. Petugas telah mengumpulkan bukti-bukti berupa rekaman CCTV yang ada di SDN 61 Kasang Pudak dan memeriksa sejumlah saksi.
"Kita sudah memeriksa kamera CCTV yang ada di SDN 61. Memang di CCTV terlihat korban dibuntuti oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah 5 orang menggunakan sepeda motor Mio berwarna biru dan mobil jenis APV, " Kata Kanit Reskrim Polsek Kumpeh Ulu, Ipda H Sirait Rabu (15/12/2021).
Saat ini, pihak kepolisian telah memberikan himbauan kepada siswa-siswi SDN 61 agar tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Untuk mencegah kejadian ini terjadi lagi, Sirait mengatakan pihaknya akan menugaskan para Bhabinkamtibmas untuk berjaga di areal sekolah setiap jam pulang.
"Kita akan susur sepanjang jalan menuju marene ini untuk mencari CCTV dan bukti lainnya karena dugaan para pelaku masuk melalui daerah marene ini, saat ini terus kita lakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya. (IMC01)