IMCNews.ID, Jambi - Konvoi angkutan batu bara yang kerap menimbulkan kemacetan menjadi perhatian serius. Bahkan saat ini, armada angkutan batu bara tak mengenal waktu operasi.
Terlihat, sepanjang ruas jalan Batanghari menuju Kota Jambi, iringan truk batu bara selalu terjadi sejak pagi hingga puncaknya pada malam hari.
Padahal, telah disepakati aturan pengangkutan batu bara dan jam operasional pengangkutan batu bara. Namun aturan itu seperti tak dihiraukan.
Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Heru Sutopo, Senin (11/10/2021) mengatakan, pihaknya telah beberapa kali melakukan patroli.
BACA JUGA : Sudah 20 Hari, Kobaran Api Sumur Minyak Ilegal di Bungku Masih Membara
Dalam beberapa malam terkahir ini terlihat para petugas mengatur lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan bahkan kemacetan di terminal angkutan barang di Pal X, Kecamatan Kota Baru, Jambi, Provinsi Jambi.
"Namun demikian kepolisian akan tetap untuk kegiatan malam hari ini yaitu patroli antisipasi kemacetan antisipasi antrian panjang truk pengangkut batu bara," katanya.
Ditlantas Polda Jambi tidak menindak angkutan batu bara agar tidak terjadi kemacetan di terminal angkutan barang. Selain itu, dari evaluasi dari beberapa Polres yang wilayahnya ada tambang batubara atau dilewati angkutan batubara juga menindak mereka, terutama tentang pelanggaran jam operasional.
"Dan hari ini sangat menurun para pengendara melanggar jam operasional, jadi mulai tertib," ujarnya.
Dia mengatakan, penertiban ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat banyak. Pasalnya, beberapa kejadian kecelakaan disebabkan oleh truk angkutan batu bara.
"Kita berharap pengendara mempunyai kesadaran dan disiplin lalu lintas, namun apabila masih ada pengendara angkutan batubara yang melanggar peraturan gubernur terkait jam operasional, kalau masih melakukan kucing-kucingan dengan petugas, kita akan melakukan patroli setiap hari," tandasnya. (IMC01)
Wamen Imipas Diduga Sudah Dapat Jatah Pengurusan Izin Tinggal WNA Sejak Jabat Dirjen Imigrasi
Seorang Jamaah Haji Asal Merangin Meninggal Akibat Serangan Jantung di Makkah
Faried Tegaskan DPRD dan Pemkot Jambi Terus Perjuangkan Warga Terdampak Zona Merah
Al Haris Minta Proyek Sekolah Rakyat Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru
Cetak Sejarah, ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota di Hari Lahir Pancasila 2026