IMCNews.ID, Jambi - Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Kota Jambi terhadap Jambi Prima Mall (JPM) Trona di Jalan Jenderal Soedirman, Jumat (24/9/2021) menemukan limbah akhir yang dibuang langsung ke saluran drainase.
Sidak ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat atas dugaan pembuangan limbah JPM Trona yang langsung ke drainase sehingga menyebabkan beberapa rumah warga terendam banjir saat hujan.
"Jadi pada waktu banjir kemarin kami terima laporan, katanya pada waktu hujan lebat itu, manajemen mall membuka Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL), sehingga limbah itu mengalir ke drainase, dan akibatnya banjir. Jadi ini kami mengecek bersama dengan anggota lainnya, benar apa tidak. Memang pembuangan akhirnya itu dialirkan ke drainase," kata Ketua Komisi III DPRD kota Jambi, Umar Faruk di lokasi.
Dia mengatakan akan mempertanyakan soal IPAL dari JPM Trona kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi.
"Apakah dibolehkan apa tidak seperti itu (langsung ke drainase). Katanya setiap bulan tanggal 8 itu instansi terkait selalu mengecek keberadaan limbah mereka. Itu yang akan kita pertanyakan. Apakah boleh pembuangan akhir itu disalurkan ke drainase," jelasnya.
Sementara itu, Supervisor JPM Trona, Andi mengatakan tak tahu terkait dugaan adanya pembuangan limbah ke saluran drainase tersebut dan menyebabkan banjir.
"Sepanjang Jalan Sudirman ini kan banyak usaha-usaha lainnya, kita tidak tahu, yang punya tempat usaha itu kan bukan hanya kita. Kita berusaha menjaga demi kebaikan Kota Jambi. Yang jelas setiap bulannya ada pengecekan dari dinas terkait. Yang jelas limbahnya itu mengalir ke saluran pembuangan akhir lalu dialirkan ke saluran drainase," katanya.
Dia mengatakan, Komisi III DPRD Kota Jambi juga sudah mengecek langsung pengolahan limbah dari JPM Trona.
"Kami terbuka dan tadi juga sudah melihat langsung terkait dengan pengelolaan limbah yang ada di sini kami tidak menutup-nutupi," ujarnya. (*)
Siginjai Fest 2026 Bakal Hadirkan Aisah Dahlan, Habib Ja’far hingga Hanan Attaki
Gubernur Al Haris Bangga Sungai Penuh dan Tebo Dapat Apresiasi dari Pusat
PDAM Tirta Muaro Jambi Diadukan ke YLKI Terkait Layanan dan Kualitas Air
Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak Dari Rusia Bertahap Hingga Akhir 2026