IMCNews.ID, Jambi - Kota Sungai Penuh akan memiliki alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sendiri yang merupakan Bantuan Pemerintah Provinsi Jambi. Namun sayang, alat itu nantinya belum bisa langsung dioperasikan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Azwarman, mengatakan, pengoperasian akan terkendala fasilitas pendukung
"Karena ruangan pendukung yang perlu dipersiapkan di antaranya, seperti ruangan biosafety level dua, dimana dalam ruangan tersebut mencakup ruang pendataan. Kemudian ruang pengambilan sampel, ruang ekstraksi dan ruang lainnya. Sedangkan untuk alat yang harus dipersiapkan yaitu, laminary air flow, alat ekstraksi otomatis, kulkas, inkubator dan lain sebagainya," jelasnya.
BACA JUGA : Percepat Pelacakan, Pemprov Jambi Bantu Alat Tes PCR ke Daerah
Menurutnya, untuk fasilitas pendukung itu sedang coba dianggarkan. Dia berharap penganggarannya segera dilakukan sehingga pengadaan fasilitas pendukung PCR ini bisa langsung dilakukan.
"Jika alat PCR sudah bisa beroperasi, maka pengajuan sampel bisa cepat dilakukan dan bisa diketahui pada hari yang sama. Mudah-mudahan di penghujung program 100 hari pertama Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh nantinya alat PCR ini sudah bisa beroperasi," katanya.
Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir belum lama ini mengatakan bahwa dengan adanya alat uji PCR di Sungai Penuh, masyarakat tidak perlu harus menunggu lama untuk hasil tes, sehingga penanganan kasus Covid-19 cepat ditangani.
"Selama inikan kita selalu mengirim Spesimen Swab ke kota Jambi, hasilnya pun sampai 4-5 hari, jadi dengan ada alat uji PCR di Sungai Penuh masyarakat kita tidak perlu menunggu lama," ujarnya. (*/IMC01)
KABAR DUKA! Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Polisi Bongkar Produksi dan Peredaran Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Rekanan Proyek Pedestrian Soedirman Abaikan Rekomendasi Walikota