IMCNews.ID, Jambi - Virus corona dengan gejala yang lebih parah alias mematikan, yakni varian Delta sudah masuk ke Provinsi Jambi.
Satgas penanganan covid-19 Provinsi Jambi mengumumkan ada 7 pasien yang terdeteksi positif terjangkit varian Delta ini. Tujuh pasien ini dinyatakan oleh Raden Mattaher terpapar Covid-19 jenis AY.1 dan AY.3.
Juru bicara satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menjelaskan dari 454 sampel yang dikirimkan oleh pihak Laboratorium Rumah Sakit Raden Mattaher, 7 diantaranya terpapar positif Covid-19 Varian Delta.
"Bahwa pihak rumah sakit Raden Mattaher mengirimkan 454 sampel ke Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. Hasil sampel kita diduga ada virus delta. Total 2 orang delta AY.1 dan sebanyak 5 orang delta AY.3 total ada 7 orang," jelasnya, Rabu (28/7/2021).
Johansyah mengatakan bahwa pihak satgas akan melakukan tracking tentang identitas pasien.
"Kami sedang melacak, karena pada saat diambil sample hanya berupa nomor tanpa identitas," ujarnya.
Namun Johansyah menegaskan, bahwa pasien yang terpapar Covid-19 Varian Delta tersebut merupakan pasien dari Rumah Sakit Mattaher dan akan segera dilakukan pelacakan.
"Pasien yang dirawat di Raden Mattaher. Apabila ternyata sudah sembuh akan dilacak terus dan akan dilakukan tracking," pungkasnya.
Ia mengaku akan segera memberikan surat edaran terkait dengan penanganan Covid-19 varian Delta AY.1 dan AY.3 ini. (IMC01)
Gubernur Al Haris: Pengusaha dan Pekerja, Satu Kesatuan yang Tak Bisa Dipisahkan
Serahkan SK Pengurus Baru, CE Targetkan Golkar Tanjabbar Tambah Perolehan Kursi Legislatif
Pengurus DPW dan DPD PAN se Provinsi Jambi Dilantik, Al Haris Nyatakan Komitmen Jalankan Amanah
Jamaah Dilindungi Asuransi Jika Sakit Akibat Panas Ekstrem Saat Puncak Haji
Geram Jaringan Telkom Hambat Perbaikan Jalan, Ivan Wirata Beri Tenggat Tiga Hari