IMCNews.ID, Tebo - Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan aliansi masyarakat peduli pembangunan Simpang Niam melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembangunan Jalan Simpang Niam Lubuk Madrasah yang berada di Kecamatan Tebo Ilir.
Warga memblokir jalan dan memberhentikan truk batubara yang melintas di kawasan itu. Aksi ini menuntut agar jalan yang rusak akibat perlintasan truk batubara bermuatan berat untuk segera diperbaiki.
Koordinator lapangan, Yusar mengatakan bahwa aksi protes warga ini dilakukan karena kondisi jalam yang sudah rusak parah namun belum juga diperbaiki oleh pemerintah.
BACA JUGA : Kota Jambi Dikepung Banjir Dadakan
"Padahal pernah janji, dan jalan ini jalan utama masyarakat untuk sekolah, dan aktivitas setiap hari," kata Yusar.
Menurutnya, akibat getaran truk batubara dengan muatan melebihi tonase, mengakibatkan banyak rumah warga yang retak di sepanjang jalan nasional tersebut. Ia juga mengatakan akan menyetop semua truk batubara yang lewat jika tidak ada solusi dadi pihak perusahaan batubara tersebut.
"Kalau tidak ada dari perusahaan yang menemui kami mencari solusi, kami akan terus menghentikan truk yang lewat disini," tambahnya.
Sementara itu, anggota DPRD Tebo, Fahruddin Alroji yang turun langsung menemui warga Desa Mengupeh, Tengah Ilir Kabupaten Tebo berjanji akan memfasilitasi masyarakat agar dipertemukan dengan perusahaan.
"Saya lihat memang jalannya sudah rusak. Saya akan fasilitasi dalam waktu dekat, kalau perlu jumat besok kita panggil pihak perusahaan di kantor camat biar kita ketemu," ujar Fahruddin. (*)
Tarik Ulur PI Migas, Pemprov Jambi Didesak Lakukan Percepatan
Peringatan Bagi SPPG! Jangan Gunakan Gas, Beras dan Minyak Subsidi
Pertamina EP Jambi Gagas Lansiapreneur Batik Eco-Print Dorong Lansia Berdaya
OPD Diminta Benahi Diri Ciptakan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Disetujui Jadi Perda, Gubernur Berikan Apresiasi
Rekor Lagi, Bertambah 400 Pasien Dalam Sehari, Kasus COVID-19 Jambi Tembus 15.006