IMCNews.ID, Jambi - Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota Jambi memasuki masa pensiun dalam dua tahun terakhir. Sekretaris BKPSDMD Kota Jambi, Nur Hamid Hadi mengatakan, dalam dua tahun ini ada 496 PNS yang masuk masa pensiun.
Pegawai yang paling banyak memasuki masa pensiun adalah tenaga pendidik atau guru.
"Formasi CPNS yang setiap tahun diadakan itu belum menjawab kebutuhan pegawai, karena jumlah yang pensiun lebih besar ketimbang formasi yang dibuka," ujarnya.
Ia mengatakan, tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun saat ini, dulunya diangkat secara serentak bersamaan dengan berdirinya SD INPRES.
Untuk mencukupi kebutuhan pegawai yang pensiun, pemerintah setiap tahunnya selalu mengusulkan untuk mendapat kuota penerimaan CPNS. Seperti tahun 2021 ini, direncanakan pemerintah Kota Jambi akan membuka sebanyak 26 formasi tenaga teknis, 96 tenaga kesehatan dan 1.130 formasi guru PPPK.
Diketahui total formasi CPNS dan PPPK guru ada sebanyak 1.252. Bidang teknis ada sebanyak 26 formasi untuk mengisi jabatan Analis SDM Aparatur, Analis Barang Milik Negara, Analis Pengembangan Infrastruktur, Analis Survei Pengukuran dan Pemetaan, Pengawas Tata Ruang, Pengelola Barang Milik Negara, Pengelola Kefarmasian, Pengelola Keuangan, Pengelola Lingkungan, Pengelola Obat dan Alat-alat Kesehatan, Pengelola PBB P2 dan BPHTB, Pengelola Sarana dan Prasarana Taman, Pengelola Sarana dan Pembibitan dan Penghijauan, Penyuluhan Wisata, Penyusun Formasi dan Kerjasama Verifikator Keuangan.
Sementara Bidang Kesehatan sebanyak 96 formasi untuk mengisi jabatan, Apoteker, Dokter, Dokter Gigi, Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Asisten Apoteker, Bidan, Nutrisionis, Perawat, Terapis Gigi dan Mulut, Rekam Medis, Pranata Laboratorium Kesehatan dan Sanitarian.
Untuk PPPK terdapat 1.130 formasi untuk mengisi Guru Agama Islam, Guru Bahasa Indonesia, Guru Bimbingan Konseling, Guru IPA, Guru Kelas, Guru Matematika, Guru Penjaskes, Guru PPKN, Guru Seni Budaya dan TIK.
"Ada kemungkinan formasinya ditambah, seiring dengan adanya penundaan, dan ada beberapa kabupaten/kota yang tidak siap. Tapi semua itu kita masih menunggu instruksi pusat, termasuk juga mengenai jadwal pengumuman hingga proses seleksi nantinya," katanya. (IMC01)
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Disetujui Jadi Perda, Gubernur Berikan Apresiasi
Buka Munas XIX BEM SI di Unja, Menpora: Mahasiswa Penentu Arah Masa Depan Bangsa
Perry Warjiyo Mundur Dari Gubernur BI Karena Alasan Pribadi, Ini Penggantinya Sementara
Terima SK Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi, Fauzi Ansori Ajak Seluruh Kader Bersatu
Baru Terbentuk, AMSINDO Jambi Salurkan Donasi Untuk Korban Kebakaran di Menteng