Dalam Dua Tahun, 496 PNS Pemkot Jambi Masuk Masa Pensiun

Senin, 21 Juni 2021 - 06:44:02 WIB

Nur Hamid Hadi. (ist)
Nur Hamid Hadi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota Jambi memasuki masa pensiun dalam dua tahun terakhir. Sekretaris BKPSDMD Kota Jambi, Nur Hamid Hadi mengatakan, dalam dua tahun ini ada 496 PNS yang masuk masa pensiun.

Pegawai yang paling banyak memasuki masa pensiun adalah tenaga pendidik atau guru.

"Formasi CPNS yang setiap tahun diadakan itu belum menjawab kebutuhan pegawai, karena jumlah yang pensiun lebih besar ketimbang formasi yang dibuka," ujarnya.

Ia mengatakan, tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun saat ini, dulunya diangkat secara serentak bersamaan dengan berdirinya SD INPRES.

Untuk mencukupi kebutuhan pegawai yang pensiun, pemerintah setiap tahunnya selalu mengusulkan untuk mendapat kuota penerimaan CPNS. Seperti tahun 2021 ini, direncanakan pemerintah Kota Jambi akan membuka sebanyak 26 formasi tenaga teknis, 96 tenaga kesehatan dan 1.130 formasi guru PPPK.

Diketahui total formasi CPNS dan PPPK guru ada sebanyak 1.252. Bidang teknis ada sebanyak 26 formasi untuk mengisi jabatan Analis SDM Aparatur, Analis Barang Milik Negara, Analis Pengembangan Infrastruktur, Analis Survei Pengukuran dan Pemetaan, Pengawas Tata Ruang, Pengelola Barang Milik Negara, Pengelola Kefarmasian, Pengelola Keuangan, Pengelola Lingkungan, Pengelola Obat dan Alat-alat Kesehatan, Pengelola PBB P2 dan BPHTB, Pengelola Sarana dan Prasarana Taman, Pengelola Sarana dan Pembibitan dan Penghijauan, Penyuluhan Wisata, Penyusun Formasi dan Kerjasama Verifikator Keuangan.

Sementara Bidang Kesehatan sebanyak 96 formasi untuk mengisi jabatan, Apoteker, Dokter, Dokter Gigi, Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Asisten Apoteker, Bidan, Nutrisionis, Perawat, Terapis Gigi dan Mulut, Rekam Medis, Pranata Laboratorium Kesehatan dan Sanitarian.
Untuk PPPK terdapat 1.130 formasi untuk mengisi Guru Agama Islam, Guru Bahasa Indonesia, Guru Bimbingan Konseling, Guru IPA, Guru Kelas, Guru Matematika, Guru Penjaskes, Guru PPKN, Guru Seni Budaya dan TIK.

"Ada kemungkinan formasinya ditambah, seiring dengan adanya penundaan, dan ada beberapa kabupaten/kota yang tidak siap. Tapi semua itu kita masih menunggu instruksi pusat, termasuk juga mengenai jadwal pengumuman hingga proses seleksi nantinya," katanya. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA