IMCNews.ID, Jambi - Pemilu dan Pilkada dijadwalkan akan dilaksanakan serentak pada 2024 mendatang. Hal itu akan menjadi tugas berat bagi penyelenggara pemilu.
Pasalnya, jarak pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak hanya beberapa bulan saja. Dimana Pileg dan Pilpres direncanakan digelar April 2024, sementara Pilkada serentak digelar November 2024.
Untuk tahapan pertama, penyelenggara Pemilu harus menghadapi Pilpres, Pileg DPR RI, Pileg DPRD Provinsi, Pileg DPRD kabupaten/kota dan DPD. Akan ada 5 surat suara yang akan dicoblos oleh Pemilih saat masuk ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
KPU tengah mensiasati beberapa hal untuk menyukseskan ajang pesta demokrasi tersebut. Salah satunya muncul wacana pemungutan suara Pemilu melalui teknologi informasi (IT) demi menyederhanakan mekanisme pemungutan suara.
Ketua KPU Provinsi Jambi, M Subhan, mengatakan wacana tersebut masih dimatangkan apakah bisa diterapkan pada Pemilu 2024 mendatang atau tidak.
“Itu baru wacana nanti akan dibahas lagi bersama pemerintah dan DPR,” katanya.
Dalam wacana yang tengah dirancang itu, lanjut Subhan, pemungutan suara nantinya mirip seperti penggunaan aplikasi android. Pemilih tinggal menyebut pilihan, lalu sistem informasi akan mengalkulasi perhitungan suara.
"Itu dilakukan untuk menyederhanakan sistem, biar kerja penyelenggara bisa singkat. Kemudian juga membantu mempermudah pemilih untuk menyalurkan hak suaranya,” jelasnya.
Di tempat pemungutan suara tidak perlu lagi surat suara. Pemilih nantinya tak akan menyebutkan pilihan pada petugas, melainkan pada gawai yang tersedia di TPS. Namun saat ini, KPU RI tentunya akan terus mencari formula yang cocok dalam mensiasati tahapan kontestasi politik kali ini.
"Tahapan setahun sebelum pelaksanaan, harus dipersiapkan dengan matang," katanya. (IMC01)
Rektor UIN Tindak Tegas Oknum Dosen yang Digerebek di Kos Mahasiswi, Aktivitas Akademik Dihentikan
Tujuh Pelaku PETI Tertangkap Sedang Garap Lahan dengan Alat Berat di Merangin, Pemodal Jadi DPO
Pimpin Apel di Kantor Camat Danau Sipin, Kemas Faried Tegaskan Pentingnya Kolaborasi
Soal Hasto Jadi PAW Pangeran, Ketua DPRD Kota Jambi Tegaskan Belum Ada Rekomendasi
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Tinjau Pelebaran Drainase di Solok Sipin