IMCNews.ID, Jambi - Pandemi COVID-19 memukul berbagai sektor perekonomian. Banyak tempat usaha yang terpaksa gulung tikar. Kondisi ini menyebabkan bertambahnya angka pengangguran.
Di Kota Jambi saja, data yang tercatat di Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kota Jambi, ada 3.735 orang pencari kerja baru pada 2020 lalu. Namun yang terserap di lapangan kerja hanya 1.216. Artinya masih ada sekitar 2.519 orang yang jadi pengangguran.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi, Komari mengatakan, pihaknya berencana membuat informasi secara online terkait informasi untuk pencari kerja.
“Kita akan sampaikan berapa kebutuhan tenaga kerja di Kota Jambi, juga tenaga kerja bidang apa yang dibutuh. Informasi ini akan terlihat nanti,” kata Komari.
BACA JUGA : Candi Muaro Jambi Kembali Dibuka Sejak Kemarin
Sementara itu, pada Mei 2021 saja, angka pencari kerja di Kota Jambi 129 orang. Saat ini, sambung dia, jumlah pencari kerja dengan lapangan kerja yang tersedia di Kota Jambi masih tidak berimbang.
“Masih sangat perlu lapangan kerja,” ujarnya.
Di sisi lain, sebut Komari, banyak lapangan kerja yang tersedia tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan para pencari kerja di Kota Jambi.
“Ke depan, apa yang dibutuhkan lapangan kerja itu akan kita dukung dengan beragam pelatihan,” ujarnya.
Komari mengungkapkan, lapangan kerja yang banyak tersedia yakni di bidang usaha makanan. Sementara pencari kerjanya kebanyakan tamatan SMK.
“Makanya kita banyak lakukan pelatihan untuk makanan dan lainnya. Juga kita upayakan program pusat untuk mendukung itu,” pungkasnya. (IMC01)
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir