Bulog Pastikan Stok Pangan Cukup Penuhi Kebutuhan hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:29:44 WIB

Ilustrasi stok beras.
Ilustrasi stok beras.

IMCNews.ID, Jakarta - Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir 2026.

"Sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momen hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global," katanya.

Dia menyampaikan, per hari ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BUMN pangan itu mencapai 3,74 juta ton.

Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah.

“Stok beras yang dikuasai Bulog saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya.

Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi Bulog sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaan. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” imbuh Rizal.

Ia juga menegaskan, pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan. (*)



BERITA BERIKUTNYA