Kampanye Simpatik FKPT Jambi Diisi Lomba Orasi Tolak Radikalisme, Korupsi Hingga Judol

Minggu, 02 November 2025 - 10:35:14 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Direktorat Intelkam Polda Jambi dan BNN Provinsi Jambi menggelar kegiatan Aksi Kampanye Simpatik dan Lomba Orasi, Minggu (26/10/2025).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu bertema “Jaga Persatuan dan Kebhinekaan, Anti Radikalisme, Anti Korupsi, Anti Geng Motor, Anti Judi Online (Judol), Anti Narkoba dan Kenakalan Remaja” itu dilaksanakan di area Car Free Day (CFD) Kota Baru, Jambi.

Kegiatan diawali di Taman Remaja, peserta menggelar aksi long march atau jalan santai menuju Tugu Keris dan kembali ke Taman Remaja.

Mereka menyerukan dan membawa poster, spanduk, dan alat peraga edukatif yang berisi pesan-pesan moral kebangsaan dan ajakan menjaga persatuan dan harmoni sosial.

Setelah itu, dilaksanakan Lomba Orasi Mahasiswa dengan berbagai tema sesuai fokus masing-masing kelompok.

Beberapa di antaranya Anti Radikalisme dan Terorisme serta ajakan menjaga kebhinekaan; Anti Korupsi dan penguatan integritas generasi muda; Anti Geng Motor dan Kenakalan Remaja; Anti Judi Online; serta Anti Narkoba.

Ketua FKPT Jambi, Dr H Abd. Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi dalam membangun kesadaran kolektif di kalangan generasi muda.

“Hari Sumpah Pemuda bukan hanya peringatan sejarah, tetapi momentum untuk memperkuat karakter pemuda Indonesia agar menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan menolak segala bentuk radikalisme serta penyimpangan sosial,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kasubdit Kamneg Ditintelkam Polda Jambi, AKBP Farouk Afero menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Mahasiswa harus menjadi teladan dan pionir gerakan moral. Sikap kritis harus dibarengi dengan kepedulian terhadap ancaman sosial seperti radikalisme, kenakalan remaja, dan perilaku koruptif yang kini banyak menggerus nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA